detikcom
Kamis, 29/03/2012 17:38 WIB

Hujan dan Demo Macetkan Jakarta, Motor dari Tj Barat Masuk Tol JORR

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Hujan deras sejak pukul 16.00 WIB, Kamis (29/3/2012) dan demonstrasi yang memakan badan jalan, membuat lalu lintas di sejumlah titik Ibukota terganggu. Apalagi jam pulang kantor telah tiba.

TMC Ditlantas Polda Metro Jaya melansir, imbas kegiatan Unjuk rasa di depan Gedung DPR, tol Pancoran mengarah ke Slipi padat. Di jalur reguler, kendaraan yang mengarah dari Semanggi ke Slipi dialihkan ke Jl Gerbang Pemuda. Pada pukul 17.00 WIB, massa kocar-kacir karena diusir oleh ratusan polisi Brimob dan Dalmas Sabara. Jl Gerbang Pemuda-Slipi lumpuh.

Demo lainnya juga digelar di depan gedung Kementerian ESDM, akibatnya hanya 2 jalur saja yang bisa dilintasi. Mahasiswa juga mengadakan demo, misalnya di depan Universitas Pancasila, yang memicu kepadatan lalu lintas.

Sementara itu, jalan yang tidak terimbas demonstrasi, juga tersendat akibat genangan hujan deras. Misalnya saja Permata Hijau mengarah ke Pondok Indah ada genangan setinggi ban mobil. Angin berhembus dengan kencang.

"Imbas banjir di Tanjung Barat kendaraan roda dua yang mengarah Ragunan bisa melintasi Tol JORR," kata TMC. Beberapa kendaraan mogok di dekat Stasiun Tanjung Barat yang mengarah ke Lenteng Agung.

Genangan di underpass Cijantung juga menyebabkan tol JORR Kampung Rambutan merayap di kedua arah.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nrl/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%