Biografi Harifin Tumpa
Ini Pernyataan Ketua MK yang Menyakitkan MA
Kamis, 01/03/2012 17:47 WIB
Jakarta
Perang dingin Mahkamah Agung (MA) dengan Mahkamah Konstitusi (MK) memuncak saat hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Syarifuddin, ditangkap KPK karena tersangkut kasus dugaan suap. Lalu muncul opini di masyarakat bahwa MA harus bertanggung jawab: Ketua MA harus mundur.
Awalnya MA tidak menanggapi desakan tersebut. Namun wajah Harifin memerah saat Ketua MK Mahfud MD menyatakan di media massa bahwa "penegak hukum khususnya dalam menciptakan peradilan yang bersih telah gagal total dan masyarakat tidak lagi menghargai hakim".
"Mahfud MD ikut nimbrung dengan memberi pernyataan yang sangat menyakitkan lembaga peradilan," kata Harifin dalam buku biografi "Pemukul Palu dari Delta Sungai Walanea" halaman 296 seperti dikutip detikcom, Kamis (1/3/2012).
Harifin menilai menyakitkan sebab Maahfud MD tidak melihat realitas yang ada di tubuh MA. Sebab MK hanya institusi kecil dengan pegawai kurang dari seribu orang. Sedangkan MA mengurus 35 ribu personel, dan 7 ribu hakim, sehingga bukanlah hal yang mudah bagi MA untuk mengontrol institusi.
"Institusi kecil seperti MK yang hanya mengurus sekitar seribu orang juga tidak terlepas dari persoalan. Ada kasus pemalsuan surat yang menyangkut putusan, dan ada panitera yang diduga terima duit, serta persoalan lainnya," ungkap Harifin dalam buku yang diluncurkan seiring masa pensiun Harifin.
Akibat peristiwa itu, Harifin bersurat kepada pemrakarsa pertemuan pimpinan lembaga negara, Ketua MPR. Ketua MPR memfasilitasi pertemuan antara Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua MA, Ketua MK, dan Ketua KY secara periodik.
Inti dari surat tersebut adalah, Ketua MA tidak bersedia lagi untuk mengikuti pertemuan lembaga negara.
Pernyataan salah seorang ketua lembaga yang melecehkan MA telah menunjukkan adanya sikap superior.
"Saya sendiri secara pribadi merasa tidak happy dengan pertemuan itu, sehingga momen ini merupakan pintu masuk untuk mundur," cerita Harifin.
(asp/nrl)
Awalnya MA tidak menanggapi desakan tersebut. Namun wajah Harifin memerah saat Ketua MK Mahfud MD menyatakan di media massa bahwa "penegak hukum khususnya dalam menciptakan peradilan yang bersih telah gagal total dan masyarakat tidak lagi menghargai hakim".
"Mahfud MD ikut nimbrung dengan memberi pernyataan yang sangat menyakitkan lembaga peradilan," kata Harifin dalam buku biografi "Pemukul Palu dari Delta Sungai Walanea" halaman 296 seperti dikutip detikcom, Kamis (1/3/2012).
Harifin menilai menyakitkan sebab Maahfud MD tidak melihat realitas yang ada di tubuh MA. Sebab MK hanya institusi kecil dengan pegawai kurang dari seribu orang. Sedangkan MA mengurus 35 ribu personel, dan 7 ribu hakim, sehingga bukanlah hal yang mudah bagi MA untuk mengontrol institusi.
"Institusi kecil seperti MK yang hanya mengurus sekitar seribu orang juga tidak terlepas dari persoalan. Ada kasus pemalsuan surat yang menyangkut putusan, dan ada panitera yang diduga terima duit, serta persoalan lainnya," ungkap Harifin dalam buku yang diluncurkan seiring masa pensiun Harifin.
Akibat peristiwa itu, Harifin bersurat kepada pemrakarsa pertemuan pimpinan lembaga negara, Ketua MPR. Ketua MPR memfasilitasi pertemuan antara Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua MA, Ketua MK, dan Ketua KY secara periodik.
Inti dari surat tersebut adalah, Ketua MA tidak bersedia lagi untuk mengikuti pertemuan lembaga negara.
Pernyataan salah seorang ketua lembaga yang melecehkan MA telah menunjukkan adanya sikap superior.
"Saya sendiri secara pribadi merasa tidak happy dengan pertemuan itu, sehingga momen ini merupakan pintu masuk untuk mundur," cerita Harifin.
(asp/nrl)
Baca Juga
- Biografi Harifin Tumpa
Harifin Di Mata Sahabat: Golf, Nepotis dan Kemarahan Besar - Biografi Harifin Tumpa
Kasus Probosutedjo, Harifin Diam-diam Lobi KPK - Biografi Harifin Tumpa
KY 'Bernafsu' Hukum 3 Hakim Kasus Antasari Azhar - Biografi Harifin Tumpa
Terjatuh Saat Menyumpah 6 Hakim Agung, Harifin Trauma Setahun - Pencurian di Bawah Rp 2,5 Juta Tak Dibui, Penegak Hukum Jadi Kunci
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 15:27 WIB
MI Al-Islam Solo: Buku Bergambar Nabi Muhammad Dikirim Rekanan Kemenag
-
Rabu, 23/05/2012 15:23 WIB
Tak Lagi Pimpin Komisi III, Benny Kejar Gubernur NTT
-
Rabu, 23/05/2012 15:21 WIB
Saksi: Xenia Afriyani Bukan Tabrak 9 Pejalan Kaki, Tapi 13 Orang
-
Rabu, 23/05/2012 15:20 WIB
Wakil Ketua Komisi III: Grasi Corby, Australia Harus Bebaskan Tahanan WNI
-
Rabu, 23/05/2012 15:20 WIB
Minimarket di Serpong Disatroni Perampok, Uang Rp 10 Juta Raib
-
Rabu, 23/05/2012 14:45 WIB
Pelayat Membeludak, Jendela Rumah Dewi Terpaksa Dijebol
-
Rabu, 23/05/2012 14:35 WIB
Dua Orang Kena Bacok dalam Bentrokan di Depan 7-Eleven Fatmawati
-
Rabu, 23/05/2012 13:18 WIB
Pilot dan Pramugari Sambut Jenazah Kapten Aan di Masjid Al Bakrie
-
Rabu, 23/05/2012 14:42 WIB
Dituding 'Merampok' Tanah Adat, Pemerintah Membantah
-
683 Komentar
-
454 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
