80 Preman Bersenjata Api di Tangerang Terjaring Operasi
Rabu, 29/02/2012 22:48 WIB
Jakarta
Sedikitnya 80 preman yang kerap meresahkan warga Kota Tangerang terjaring Operasi Kilat Jaya 2012. Beberapa di antaranya kedapatan membawa senjata api rakitan.
"Para pelaku sering memaksa warga di terminal untuk memberikan uang," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Kota Tangerang, Kombes Wahyu Widada, Selasa (29/2/2012).
Polisi menjerat para preman tersebut dengan pasal 368 KUHP dan UU No 12 tahun 1951 Darurat tentang penggunaan senjata api.
Dia mengatakan selain senjata api rakitan, polisi juga mengamankan sejumlah senjata tajam seperti pedang, keris, golok, parang dan lain-lain. Bahkan polisi juga menyita gergaji ukuran panjang yang digunakan preman untuk menakuti warga agar bersedia memberikan uang.
Dalam sepekan terakhir aparat Polres Metro Kota Tangerang dengan melibatkan petugas polsek setempat menangkap para preman yang dianggap meresahkan warga di sekitar pemukiman penduduk, pasar, terminal, maupun tempat keramaian lainnya.
Wahyu mengatakan tindakan para preman dianggap sudah dalam tahap meresahkan warga, maka secara berkala pihaknya melakukan razia penertiban demi ketenteraman penduduk. Ia mengimbau masyarakat, bila ada aksi preman di lingkungan masing-masing yang meresahkan agar melapor ke kepolisian.
(mei/vit)
"Para pelaku sering memaksa warga di terminal untuk memberikan uang," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Kota Tangerang, Kombes Wahyu Widada, Selasa (29/2/2012).
Polisi menjerat para preman tersebut dengan pasal 368 KUHP dan UU No 12 tahun 1951 Darurat tentang penggunaan senjata api.
Dia mengatakan selain senjata api rakitan, polisi juga mengamankan sejumlah senjata tajam seperti pedang, keris, golok, parang dan lain-lain. Bahkan polisi juga menyita gergaji ukuran panjang yang digunakan preman untuk menakuti warga agar bersedia memberikan uang.
Dalam sepekan terakhir aparat Polres Metro Kota Tangerang dengan melibatkan petugas polsek setempat menangkap para preman yang dianggap meresahkan warga di sekitar pemukiman penduduk, pasar, terminal, maupun tempat keramaian lainnya.
Wahyu mengatakan tindakan para preman dianggap sudah dalam tahap meresahkan warga, maka secara berkala pihaknya melakukan razia penertiban demi ketenteraman penduduk. Ia mengimbau masyarakat, bila ada aksi preman di lingkungan masing-masing yang meresahkan agar melapor ke kepolisian.
(mei/vit)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 15:20 WIB
Wakil Ketua Komisi III: Grasi Corby, Australia Harus Bebaskan Tahanan WNI
-
Rabu, 23/05/2012 15:20 WIB
Minimarket di Serpong Disatroni Perampok, Uang Rp 10 Juta Raib
-
Rabu, 23/05/2012 15:15 WIB
MURI Catat Rekor Rangkaian Jagung Terpanjang di Grobogan
-
Rabu, 23/05/2012 15:13 WIB
Damkar Tak Laporkan Paulinus Terkait 'Broadcast' Kebakaran Muara Karang
-
Rabu, 23/05/2012 15:05 WIB
Panwaslu Surati KPU DKI Terkait Spanduk Cagub-Cawagub
-
Rabu, 23/05/2012 14:35 WIB
Dua Orang Kena Bacok dalam Bentrokan di Depan 7-Eleven Fatmawati
-
Rabu, 23/05/2012 13:18 WIB
Pilot dan Pramugari Sambut Jenazah Kapten Aan di Masjid Al Bakrie
-
Rabu, 23/05/2012 14:45 WIB
Pelayat Membeludak, Jendela Rumah Dewi Terpaksa Dijebol
-
Rabu, 23/05/2012 14:00 WIB
Oki Kenang Kapten Aan yang Suka Kasih Tiket Terbang Gratis
-
683 Komentar
-
454 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,049.000
- Rp 2,796.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
