SBY Dorong Pelajar Palestina Kuliah di Indonesia
Selasa, 28/02/2012 19:40 WIB
Jakarta
Pemerintah RI menawarkan fasilitas keringanan biaya bagi mahasiswa Palestina yang berminat belajar di Indonesia. Ini bagian dari realisasi peningkatan kerjasama bidang pendidikan antara RI dengan Palestina.
Demikian salah satu materi surat Presiden SBY kepada Presiden Mahmoud Abbas. Surat dibawakan oleh Dubes RI untuk AS, Dino Patti Djalal, kepada Presiden Abbas dalam pertemuan di Amman, Yordania, Selasa (28/2/2012) pukul 13.00 waktu setempat.
"Pemerintah RI akan berikan fasilitas khusus pada pelajar dari Palestina yang berminat belajar di universitas di Indonesia agar dapat keringanan membayar biaya kuliah standar lokal," kata Dino melalui telepon seusai pertemuan.
Selain itu Presiden SBY juga mendorong optimalisasi program beasiswa untuk seribu orang warga Palestina. Sejauh ini baru 300-an orang yang telah mengikuti program tersebut.
Di dalam surat tersebut, juga disinggung mengenai rencana Indonesia menunjuk Konsul Kehormatan untuk ditempatkan di Ramallah, Palestina. Ini adalah bagian peningkatan fasilitas diplomatik Indonesia di Palestina.
"Surat tersebut juga memuat sejumlah gagasan untuk memperkuat hubungan dua negara di bidang ekonomi dan sosial," sambung Dino.
Di bidang sosial, Presiden SBY mengajak peningkatan hubungan people to people. Sementara di bidang ekonomi, diharapkan hubungan dagang dua negara bisa ditingkatkan.
"Presiden Mahmoud Abbas menyerukan agar sebanyak mungkin umat Islam dan Kristen dari Indonesia yang mengunjungi Yerusalem. Beliau juga mengharapkan agar lebih banyak pengusaha Indonesia yang berbisnis di Palestina dan sebaliknya agar pengusaha Palestina juga dapat mencari peluang di Indonesia," ujar Dino tentang tanggapan Presiden Abbas.
Lebih lanjut dikatakannya, di dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut Presiden Abbas memberikan update mengenai beragai situasi terkini. Seperti kegiatan ekonomi di Gaza dan Tepi Barat, proses perundingan Palestina-Israel, serta proses rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas yang sedang berlangsung.
"Situasi ekonomi rakyat Palestina di lapangan masih penuh tantangan, namun proses rekonsiliasi politik kini mulai menunjukkan titik terang dan mudah-mudahan pemilu yang sedang direncanakan dapat mendorong dinamika politik yang lebih utuh dalam tubuh Otoritas Palestina," papar Dino.
(lh/nwk)
Demikian salah satu materi surat Presiden SBY kepada Presiden Mahmoud Abbas. Surat dibawakan oleh Dubes RI untuk AS, Dino Patti Djalal, kepada Presiden Abbas dalam pertemuan di Amman, Yordania, Selasa (28/2/2012) pukul 13.00 waktu setempat.
"Pemerintah RI akan berikan fasilitas khusus pada pelajar dari Palestina yang berminat belajar di universitas di Indonesia agar dapat keringanan membayar biaya kuliah standar lokal," kata Dino melalui telepon seusai pertemuan.
Selain itu Presiden SBY juga mendorong optimalisasi program beasiswa untuk seribu orang warga Palestina. Sejauh ini baru 300-an orang yang telah mengikuti program tersebut.
Di dalam surat tersebut, juga disinggung mengenai rencana Indonesia menunjuk Konsul Kehormatan untuk ditempatkan di Ramallah, Palestina. Ini adalah bagian peningkatan fasilitas diplomatik Indonesia di Palestina.
"Surat tersebut juga memuat sejumlah gagasan untuk memperkuat hubungan dua negara di bidang ekonomi dan sosial," sambung Dino.
Di bidang sosial, Presiden SBY mengajak peningkatan hubungan people to people. Sementara di bidang ekonomi, diharapkan hubungan dagang dua negara bisa ditingkatkan.
"Presiden Mahmoud Abbas menyerukan agar sebanyak mungkin umat Islam dan Kristen dari Indonesia yang mengunjungi Yerusalem. Beliau juga mengharapkan agar lebih banyak pengusaha Indonesia yang berbisnis di Palestina dan sebaliknya agar pengusaha Palestina juga dapat mencari peluang di Indonesia," ujar Dino tentang tanggapan Presiden Abbas.
Lebih lanjut dikatakannya, di dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut Presiden Abbas memberikan update mengenai beragai situasi terkini. Seperti kegiatan ekonomi di Gaza dan Tepi Barat, proses perundingan Palestina-Israel, serta proses rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas yang sedang berlangsung.
"Situasi ekonomi rakyat Palestina di lapangan masih penuh tantangan, namun proses rekonsiliasi politik kini mulai menunjukkan titik terang dan mudah-mudahan pemilu yang sedang direncanakan dapat mendorong dinamika politik yang lebih utuh dalam tubuh Otoritas Palestina," papar Dino.
(lh/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 14:50 WIB
Tak Tahan Lapar & Dingin, 4 Imigran Asal Myanmar Menyerahkan Diri
-
Rabu, 23/05/2012 14:45 WIB
Pelayat Membeludak, Jendela Rumah Dewi Terpaksa Dijebol
-
Rabu, 23/05/2012 14:42 WIB
Dituding 'Merampok' Tanah Adat, Pemerintah Membantah
-
Rabu, 23/05/2012 14:35 WIB
Dua Orang Kena Bacok dalam Bentrokan di Depan 7-Eleven Fatmawati
-
Rabu, 23/05/2012 14:31 WIB
Penahanan Iswahyudi, Penodong Senpi di Plaza Indonesia Ditangguhkan
-
Rabu, 23/05/2012 13:18 WIB
Pilot dan Pramugari Sambut Jenazah Kapten Aan di Masjid Al Bakrie
-
Rabu, 23/05/2012 14:00 WIB
Oki Kenang Kapten Aan yang Suka Kasih Tiket Terbang Gratis
-
Rabu, 23/05/2012 13:51 WIB
Yusril: Remisi Corby Berdampak Buruk Bagi Harkat Bangsa
-
Rabu, 23/05/2012 13:35 WIB
Buku SD Bergambar Nabi Muhammad di Solo Ditarik dari Perpustakaan
-
683 Komentar
-
454 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,796.000
- Rp 469.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
