Selasa, 28/02/2012 15:06 WIB

Nasabah Tertipu Rp 40 Juta, Koperasi: Disetujui atau Tidak, Uang Hangus

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Pihak Koperasi Artama Dana Bersama membantah telah menipu calon nasabahnya, Hein Kereh. Pihak koperasi beralasan, uang Rp 40 juta milik Hein adalah biaya operasional yang tidak bisa dikembalikan.

Marketing Koperasi Artama Dana Bersama, Sandra mengatakan bahwa uang tersebut sudah menjadi ketentuan bagi para calon nasabah yang hendak meminjam dana.

"Itu biaya operasional. Cair atau tidak, uang itu hangus dengan sendirinya," kata Sandra saat dihubungi wartawan, Senin (27/2/2012) kemarin.

Sandra mengatakan, penyerahan dana dari calon kreditur sudah menjadi ketentuan baku koperasi. Menurutnya, ia sendiri telah menjelaskan aturan tersebut kepada Hein.

"Pak Hein juga sudah dikasih penjelasan, ada surat pernyataannya kok diatas materai," kata Sandra.

Persyaratan penyerahan uang operasional itu, kata Sandra, adalah kebijakan dari pihak koperasi.

"Yang menentukan bukan saya. Saya hanya marketing, ini kan perusahaan," katanya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/gun)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%