detikcom
Senin, 27/02/2012 23:05 WIB

Debt Collector di Samarinda Tewas Dibunuh Rekannya Sendiri

Robert - detikNews
Samarinda - Seorang debt collector perusahaan pembiayaan mobil, Ujang (55), warga Jl Dr Sutomo, Samarinda, Kalimantan Timur, tewas dibunuh rekannya sendiri yang diketahui bernama Yosafat (38). Tersangka berhasil ditangkap sekitar pukul 21.15 WITA setelah sempat melarikan ke Sangasanga, Kutai Kartanegara.

"Pelaku berhasil kami tangkap malam ini juga," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto Santoso, kepada wartawan di Mapolresta Samarinda, Jl Bhayangkara, Senin (27/02/2012) malam WITA.

Keterangan diperoleh detikcom, Ujang dan Yosafat, terlibat adu mulut saat sedang melintas di Jl Dr Sutomo, sekitar pukul 11.30 WITA, Senin (27/2). Namun di tengah adu mulut yang berlangsung, tersangka terlihat mengeluarkan senjata tajam dan langsung menikamkannya ke badan Ujang.

"Bapak itu (Ujang) jatuh dari motornya teriak kesakitan," kata seorang saksi mata warga Jl Dr Sutomo, Lisna.

Kejadian itu kontan disaksikan warga lainnya, baik warga setempat maupun warga yang melintas di lokasi kejadian. Sedangkan Yosafat, langsung melarikan diri setelah menganiaya rekannya.

"Habis menikam, dia (Yosafat) langsung kabur. Bapak itu (Ujang) luka di dada kiri dan lengan kanan," ujar Lisna.

Aparat kepolisian yang menerima laporan itu, langsung mendatangi lokasi kejadian. Di lokasi, petugas menemukan foto pelaku dan identitasnya yang belakangan diketahui juga bekerja sebagai debt collector.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Kelana Jaya Sik membenarkan kejadian tersebut. Berbekal data pelaku, petugas langsung bergegas melakukan pencarian.

"Kita sudah olah TKP. Korban memang terluka parah dan meninggal di rumah sakit," kata Kelana Jaya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dalam penangkapan tersangka berupa senjata tajam yang digunakannya untuk menganiaya korban. Tersangka kini mendekam di sel tahanan sementara Mapolresta Samarinda.

"Keduanya sama-sama debt collector. Diduga kuat keduanya ribut soal bagi hasil penagihan konsumen. Tapi untuk kepastiannya, masih diselidiki," kata seorang anggota kepolisian.

(sdf/sdf)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel