Senin, 27/02/2012 02:05 WIB

Habibie Center Bantah Kabar BJ Habibie Wafat

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Beredar kabar di jejaring sosial twitter bahwa mantan Presiden BJ Habibie telah meninggal dunia. Berita itu dipastikan hanya isapan jempol belaka alias Hoax.

"Berita bahwa BJ Habibie meninggal TIDAK benar," tulis Habibie Center di akun twitternya @habibiecenter, Senin (27/2/2012) pada pukul 01.00 WIB.

"Alhamdulillah BJ Habibie sehat wal afiat. Beliau sudah dipastikan sedang di rumah membaca Yaasin untuk Ibu Ainun. Terima Kasih atas perhatiannya," lanjut akun tersebut.

Sebelumnya sempat ramai dibahas tentang kabar meninggalnya BJ Habibie di jejaring sosial twitter. Namun, kabar dari Habibie Center ini mengonfirmasi kesimpangsiuran kabar tersebut.

Untuk mencegah beredarnya berita palsu, pihak pengelola Habibie Center meminta masyarakat, khususnya pengguna twitter, hanya mempercayai informasi terkait BJ Habibie dari akun @habibiecenter dan @habibie_ainun.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(trq/ahy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%