Kapolri Ajak Masyarakat Ikut Berantas Preman
Jumat, 24/02/2012 14:08 WIB
Jakarta
Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengajak masyarakat untuk ikut memberantas premanisme. Karena menurutnya premanisme tidak bisa diberantas jika Polri bekerja sendiri.
"Tentu kita harus hadapi ini dengan segala macam risiko yang di mana masyarakat juga harus ikut sama-sama bagaimana memberantas, tidak hanya kepolisian saja," ujar Kapolri usai salat Jumat di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2012).
Menurut Kapolri, pihaknya akan bersikap tegas pada pelanggar hukum termasuk tindakan premanisme. Selain tegas, pihaknya juga akan membina agar preman-preman itu 'insaf'.
Namun, Kapolri enggan membeberkan program khusus untuk membina preman-preman. Yang jelas, pihaknya akan memproses hukum preman-preman.
"Tentunya yang semuanya berkaitan dengan laporan masyarakat harus segera ditindaklanjuti dan itu menjadi target untuk kita bisa membawa ke proses hukum selanjutnya," kata Kapolri.
Kapolri juga mengajak masyarakat tidak sungkan untuk melaporkan kasus premanisme. Dia berjanji akan memproses laporan masyarakat tersebut.
"Jadi semua sekarang yang berkaitan dengan masalah yang kita tangkap itu semuanya akan kita kembangkan dan masyarakat yang belum melapor kita minta untuk melapor. Semua proses kita laksanakan sesuai tuntutan hukum," tutur Kapolri.
(nik/nrl)
"Tentu kita harus hadapi ini dengan segala macam risiko yang di mana masyarakat juga harus ikut sama-sama bagaimana memberantas, tidak hanya kepolisian saja," ujar Kapolri usai salat Jumat di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2012).
Menurut Kapolri, pihaknya akan bersikap tegas pada pelanggar hukum termasuk tindakan premanisme. Selain tegas, pihaknya juga akan membina agar preman-preman itu 'insaf'.
Namun, Kapolri enggan membeberkan program khusus untuk membina preman-preman. Yang jelas, pihaknya akan memproses hukum preman-preman.
"Tentunya yang semuanya berkaitan dengan laporan masyarakat harus segera ditindaklanjuti dan itu menjadi target untuk kita bisa membawa ke proses hukum selanjutnya," kata Kapolri.
Kapolri juga mengajak masyarakat tidak sungkan untuk melaporkan kasus premanisme. Dia berjanji akan memproses laporan masyarakat tersebut.
"Jadi semua sekarang yang berkaitan dengan masalah yang kita tangkap itu semuanya akan kita kembangkan dan masyarakat yang belum melapor kita minta untuk melapor. Semua proses kita laksanakan sesuai tuntutan hukum," tutur Kapolri.
(nik/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 00:14 WIB
Perusahaan Bakrie di Jambi Minta Perusakan Kamp Karyawan Diusut
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 2,790.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
