Terdakwa Sakit, Sidang Kasus Mayat Dalam Koper Ditunda
Kamis, 23/02/2012 17:10 WIB
Jakarta
Masih ingat pembunuhan sadis Hertati (35) dan anaknya ER (6) yang dimasukkan ke dalam koper di Cilincing beberapa waktu lalu? Kasus ini mengungkap dua nama tersangka pelaku yaitu Rahmat Awifi (26) dan Kris Bayudi (27). Rencananya keduanya disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) tetapi ditunda karena Kris sakit.
"Sidang ditunda pekan depan. Tadi Kris sakit tetapi tetap dipaksa datang ke pengadilan," kata kuasa hukum Kris dari LBH Mawar Saron, Jefri Moses, saat dihubungi detikcom, Kamis (23/2/2012).
Kris mengalami rasa sakit di dada sejak semalam. Sebelum sidang dia sempat dicek di Klinik Rutan Salemba tetapi dinyatakan sehat. Namun setiba di pengadilan, kesehatannya terus drop sehingga hakim meminta sidang ditunda hingga pekan depan. "Dadanya sesak, sudah satu minggu terakhir," papar Jefri.
Dalam sidang, keduanya akan didakwa dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.
Hingga proses penyidikan terakhir Rahmat mengakui telah membunuh Hertati dan ER. Sedangkan Kris membantah terlibat ikut dalam rencana jahat tersebut.
"Klien kami saat kejadian berada di pabrik. Banyak teman-teman kerja Kris yang melihat Kris di pabrik selama waktu terjadi pembunuhan. Kami punya alibi kuat," terang Jefri.
Seperti diketahui, Rahmat membunuh Hertati lantaran merasa kesal karena diminta pertanggungjawaban atas kehamilan Hertati. Hertati saat itu diperkirakan tengah mengandung 2 bulan.
Rahmat membunuh Hertati dengan cara membekapnya hingga lemas dan kemudian menusuk perutnya dengan sebilah pisau pada 14 Oktober 2012. Anak Hertati, ER, lalu dihabisi setelah melihat ibunya tewas. Dalam keadaan sekarat, Rahmat kemudian menyodomi ER. Setelah itu, Rahmat menyiramkan bensin dan membakar mayat ER.
Siangnya, Rahmat membuang mayat Hertati dalam kemasan kardus televisi di di Jalan Kurnia, Gang D, Koja, Jakarta Utara. Sementara mayat ER dibuang dalam kemasan koper di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada keesokan harinya.
(asp/nrl)
"Sidang ditunda pekan depan. Tadi Kris sakit tetapi tetap dipaksa datang ke pengadilan," kata kuasa hukum Kris dari LBH Mawar Saron, Jefri Moses, saat dihubungi detikcom, Kamis (23/2/2012).
Kris mengalami rasa sakit di dada sejak semalam. Sebelum sidang dia sempat dicek di Klinik Rutan Salemba tetapi dinyatakan sehat. Namun setiba di pengadilan, kesehatannya terus drop sehingga hakim meminta sidang ditunda hingga pekan depan. "Dadanya sesak, sudah satu minggu terakhir," papar Jefri.
Dalam sidang, keduanya akan didakwa dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.
Hingga proses penyidikan terakhir Rahmat mengakui telah membunuh Hertati dan ER. Sedangkan Kris membantah terlibat ikut dalam rencana jahat tersebut.
"Klien kami saat kejadian berada di pabrik. Banyak teman-teman kerja Kris yang melihat Kris di pabrik selama waktu terjadi pembunuhan. Kami punya alibi kuat," terang Jefri.
Seperti diketahui, Rahmat membunuh Hertati lantaran merasa kesal karena diminta pertanggungjawaban atas kehamilan Hertati. Hertati saat itu diperkirakan tengah mengandung 2 bulan.
Rahmat membunuh Hertati dengan cara membekapnya hingga lemas dan kemudian menusuk perutnya dengan sebilah pisau pada 14 Oktober 2012. Anak Hertati, ER, lalu dihabisi setelah melihat ibunya tewas. Dalam keadaan sekarat, Rahmat kemudian menyodomi ER. Setelah itu, Rahmat menyiramkan bensin dan membakar mayat ER.
Siangnya, Rahmat membuang mayat Hertati dalam kemasan kardus televisi di di Jalan Kurnia, Gang D, Koja, Jakarta Utara. Sementara mayat ER dibuang dalam kemasan koper di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada keesokan harinya.
(asp/nrl)
Baca Juga
- Pelaku Kejahatan Anak Dianakemaskan Aktivis, Bagaimana Nasib Korban?
- Pembunuh Sekeluarga di Bali
Pulang Berkendara Innova, Heru Mengaku Sukses di Bali - Ibunda Pembunuh Keluarga di Bali, Pasrahkan Anaknya ke Proses Hukum
- RSPAD Milik TNI Jadi Ajang Pembunuhan, Preman Merajalela!
- Nama Korban Tewas dan Luka Akibat Bentrokan di RSPAD
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 00:14 WIB
Perusahaan Bakrie di Jambi Minta Perusakan Kamp Karyawan Diusut
-
Selasa, 22/05/2012 23:08 WIB
Kabupaten OKI Terpilih Sebagai Jaringan Kota Hijau Dunia
-
Selasa, 22/05/2012 22:55 WIB
Menkeu Cek Soal Lolosnya 315 Kg Sabu dari Bea Cukai
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
227 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
