John Kei Jalani Operasi Pengangkatan Peluru di Kaki Kanannya
Sabtu, 18/02/2012 22:55 WIB
Jakarta
Tokoh pemuda di Jakarta John Kei atau John Refra Kei, yang ditangkap polisi karena diduga terlibat pembunuhan bos PT Sanex, rencananya akan segera menjalani operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di kaki kanannya.
Adik John Kei, Tito Kei, mengatakan bila istri kakaknya itu, Yanti, telah menandatangani surat pernyataan untuk melakukan operasi saat berada di RS Polri. Tapi pihak keluarga sendiri belum mengatahui kapan akan dilakukan operasi.
"Kami dari pihak keluarga belum tahu sudah dioperasi apa belum. Cuma tadi istrinya Bang John sudah tanda tangan," kata Tito Kei saat dihubungi detikcom Sabtu (18/2/2012) malam.
Dia menjelaskan, Yanti hanya diminta seorang petuga polisi untuk menandatangani surat operasi saat berada di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
"Hanya disodorkan ke istrinya lalu ditanda tangani," jelasnya.
Walaupun sudah menandatangani surat pernyataan kesediaan mengangkat peluru yang sempat bersarang di kaki kanan John, pihak keluarga tetap tidak diperbolehkan masuk.
Tito menilai pihak kepolisian seakan-akan mengabaikan haknya sebagai adik dan juga kuasa hukumnya untuk masuk dan menjenguk John.
"Sebagai adik dan juga kuasa hukumnya. Kita punya hak diabaikan dan tidak bisa masuk untuk melihat kakak kita sendiri," ungkapnya.
John Kei ditangkap terkait pembunuhan Ayung di Swiss-Belhotel, Jakarta Pusat, Selasa (27/1) malam lalu. John Kei saat dibekuk melakukan perlawanan dan didor di bagian kaki kanan.
(arb/ahy)
Adik John Kei, Tito Kei, mengatakan bila istri kakaknya itu, Yanti, telah menandatangani surat pernyataan untuk melakukan operasi saat berada di RS Polri. Tapi pihak keluarga sendiri belum mengatahui kapan akan dilakukan operasi.
"Kami dari pihak keluarga belum tahu sudah dioperasi apa belum. Cuma tadi istrinya Bang John sudah tanda tangan," kata Tito Kei saat dihubungi detikcom Sabtu (18/2/2012) malam.
Dia menjelaskan, Yanti hanya diminta seorang petuga polisi untuk menandatangani surat operasi saat berada di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
"Hanya disodorkan ke istrinya lalu ditanda tangani," jelasnya.
Walaupun sudah menandatangani surat pernyataan kesediaan mengangkat peluru yang sempat bersarang di kaki kanan John, pihak keluarga tetap tidak diperbolehkan masuk.
Tito menilai pihak kepolisian seakan-akan mengabaikan haknya sebagai adik dan juga kuasa hukumnya untuk masuk dan menjenguk John.
"Sebagai adik dan juga kuasa hukumnya. Kita punya hak diabaikan dan tidak bisa masuk untuk melihat kakak kita sendiri," ungkapnya.
John Kei ditangkap terkait pembunuhan Ayung di Swiss-Belhotel, Jakarta Pusat, Selasa (27/1) malam lalu. John Kei saat dibekuk melakukan perlawanan dan didor di bagian kaki kanan.
(arb/ahy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 16/05/2012 23:10 WIB
Pengunggah Foto Korban Sukhoi Palsu: Jadi Tersangka Sangat Tak Menyenangkan
-
Rabu, 16/05/2012 23:09 WIB
Mantan Bupati Batang Bambang Bintoro Didakwa Korupsi Asuransi
-
Rabu, 16/05/2012 22:04 WIB
Pesan Waisak SBY: Berikan Pencerahan yang Bijak dan Mencerdaskan
-
Rabu, 16/05/2012 22:02 WIB
Aktivitas Meningkat, Gunung Lokon Kembali Masuk Fase Kritis
-
Rabu, 16/05/2012 21:58 WIB
Polisi Jaga Ketat Ruang Rawat John Kei di RS Polri
-
Rabu, 16/05/2012 05:01 WIB
Ini Alasan Yogi Upload Foto Palsu Korban Sukhoi
-
Rabu, 16/05/2012 04:19 WIB
Kasus Foto Palsu Korban Sukhoi, Ibunda Yogi: Maafkan Anak Saya
-
Rabu, 16/05/2012 03:19 WIB
Fakta Mengejutkan Soal Sukhoi Superjet 100
-
Rabu, 16/05/2012 06:50 WIB
Cari Black Box, Anggota Kopassus Bergelantungan di Tali dan Akar Pohon
-
365 Komentar
-
307 Komentar
-
286 Komentar
-
264 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Senin, 14/05/2012 09:10 WIB
Sukhoi Maut & Misteri Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,771.000
- Rp 472.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





.jpg)


Sending your message




_(baru).gif)


(2).gif)
.gif)
