detikcom
Sabtu, 18/02/2012 06:58 WIB

Beredar Video Anggota Polantas Terima Suap Rp 50.000

Rachmadin Ismail - detikNews
Youtube
Jakarta - Kabar praktik suap di lingkungan polisi lalu lintas bukan isapan jempol semata. Hal ini terbukti dari video di situs jejaring sosial Youtube yang menampilkan seorang petugas polisi sedang menerima duit suap Rp 50 ribu. Wah!

Dalam video berdurasi 2 menit 50 detik itu, terlihat dua oknum yang diduga anggota Unit Lantas Polres Kediri, Jawa Timur. Satu orang petugas mengawasi, sementara satu lainnya yang mengenakan tanda BM di lengan sebelah kiri menerima uang.

Sebelum proses serah terima, sang petugas tampak bernegosiasi dengan pemuda yang ditilang. Hingga akhirnya dicapai kesepakatan angka Rp 50 ribu.

Video amatir berjudul 'Di Tilang Polisi Kediri' itu direkam menggunakan kamera ponsel dan diupload oleh akun TheEstwo pada 18 Desember 2011. Ada 300an orang yang sudah menyaksikan tayangan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution belum mengetahui soal video tersebut. Dia berjanji akan melakukan pengecekan terlebih dulu.

"Belum itu coba kita cari dulu lah," ucapnya kepada detikcom, Sabtu (18/2/2012).


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/lia)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%