detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 14:20 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 14/02/2012 03:15 WIB

Hari Valentine, 5 Pasangan Kumpul Kebo Diciduk di Depok

Hendrik - detikNews
Depok - Aparat kepolisian di Kota Depok menggelar razia terhadap penyakit masyarakat. Dalam razia itu, 5 pasangan kumpul kebo dijaring di dua hotel berbeda di sepanjang Jalan Raya Jakarta-Bogor.

Kelima pasangan itu dijaring polisi di Hotel Gengong dan Hotel Anggrek tepat pada Hari Valentine, Selasa (14/2/2012). Saat dijaring, mereka tengah berada di dalam kamar, bahkan ada yang dalam keadaan tanpa busana.

Di antara para pasangan itu ada seorang perempuan yang mengaku penyanyi dangdut berinisial AR. Perempuan 32 tahun itu mengenakan kaos merah dan rok mini sedang bermesraan dengan pasangan kumpul kebonya yang merupakan seorang kontraktor, AS (40).

Polisi juga menciduk SP (35) yang asyik masyuk dengan N, seorang janda yang baru berusia 22 tahun. Diamankan pula AL (25) dan pasangannya yang merupakan seorang janda, LW (40). Pasangan lainnya adalah SR (20) dengan RM (26) serta LS (38) dengan LN (19).

LS ditemukan berada di Hotel Genggong dengan LN yang merupakan karyawannya yang berasal dari Citayam. Dari keterangannya, LS telah memiliki seorang istri dan seorang anak di Medan. Di Depok, dia bekerja sebagai pengusaha ponsel.

Razia dilakukan oleh 25 petugas dari Polsek Cimanggis, Depok. Kapolsek Cimanggis, Kompol Firman Andreanto, menyebut operasi tersebut merupakan operasi pekat cipta keamanan kamtibmas wilayah Kota Depok.

"Untuk antisipasi penyakait masyarakat seperti narkoba, senjata tajam, senpi, dan prostitusi," ucap Firman.

Nantinya para pasangan yang melanggar Perda Kota Depok itu diminta untuk membuat surat pernyataan yang berisi janji tidak mengulangi perbuatannya. Mereka lantas dipulangkan ke masyarakat.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(vit/vit)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
88%
Kontra
12%