detikcom

Selasa, 14/02/2012 03:15 WIB

Hari Valentine, 5 Pasangan Kumpul Kebo Diciduk di Depok

Hendrik - detikNews
Depok - Aparat kepolisian di Kota Depok menggelar razia terhadap penyakit masyarakat. Dalam razia itu, 5 pasangan kumpul kebo dijaring di dua hotel berbeda di sepanjang Jalan Raya Jakarta-Bogor.

Kelima pasangan itu dijaring polisi di Hotel Gengong dan Hotel Anggrek tepat pada Hari Valentine, Selasa (14/2/2012). Saat dijaring, mereka tengah berada di dalam kamar, bahkan ada yang dalam keadaan tanpa busana.

Di antara para pasangan itu ada seorang perempuan yang mengaku penyanyi dangdut berinisial AR. Perempuan 32 tahun itu mengenakan kaos merah dan rok mini sedang bermesraan dengan pasangan kumpul kebonya yang merupakan seorang kontraktor, AS (40).

Polisi juga menciduk SP (35) yang asyik masyuk dengan N, seorang janda yang baru berusia 22 tahun. Diamankan pula AL (25) dan pasangannya yang merupakan seorang janda, LW (40). Pasangan lainnya adalah SR (20) dengan RM (26) serta LS (38) dengan LN (19).

LS ditemukan berada di Hotel Genggong dengan LN yang merupakan karyawannya yang berasal dari Citayam. Dari keterangannya, LS telah memiliki seorang istri dan seorang anak di Medan. Di Depok, dia bekerja sebagai pengusaha ponsel.

Razia dilakukan oleh 25 petugas dari Polsek Cimanggis, Depok. Kapolsek Cimanggis, Kompol Firman Andreanto, menyebut operasi tersebut merupakan operasi pekat cipta keamanan kamtibmas wilayah Kota Depok.

"Untuk antisipasi penyakait masyarakat seperti narkoba, senjata tajam, senpi, dan prostitusi," ucap Firman.

Nantinya para pasangan yang melanggar Perda Kota Depok itu diminta untuk membuat surat pernyataan yang berisi janji tidak mengulangi perbuatannya. Mereka lantas dipulangkan ke masyarakat.



Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(vit/vit)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%