Disebut-sebut Tewas Misterius, 6 Warga Kalbar Diduga Hanya Keracunan
Senin, 13/02/2012 12:10 WIB
Jakarta
Enam warga di Tamahar, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, tewas beruntun. Disebut-sebut, penyebabnya adalah virus ganas. Namun, pihak medis menduga peristiwa itu hanya disebabkan keracunan makanan.
"Sudah kita cek, tampaknya keracunan," kata Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Supriantoro kepada detikcom melalui pesan pendek, Senin (13/2/2012).
Supriantoro tidak menyebutkan analisa medis terhadap kasus tersebut secara detil. Namun ia memastikan pihak Dinas Kesehatan setempat telah turun ke lapangan. "Semalam mereka (dinkes setempat) ke lokasi," kata Supriantoro.
Kronologis peristiwa tersebut belum benar-benar clear. Namun menurut informasi yang beredar, kasus tersebut bermula dari kematian balita bernama Edo (5). Disebut-sebut, usai memegang bangkai tikus, anak itu meninggal dengan mulut berbuih, Sabtu (11/2) siang.
Kemudian malam harinya, keluarga Edo menggelar acara untuk persiapan pemakaman. Setelah makan-makan, ibu Edo meninggal. Empat orang yang terdiri dari kerabat dan tetangga menyusul.
Kematian yang terjadi beruntun selama dua hari, mulai Sabtu hingga Minggu, terang saja membuat kehebohan. Warga menduga wilayah mereka diserang virus ganas. Karena takut, sebagian warga mengungsi.
"Tapi sudah kita tenangkan. Kepanikan warga terlalu berlebihan," kata Supriantoro.
(try/try)
"Sudah kita cek, tampaknya keracunan," kata Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Supriantoro kepada detikcom melalui pesan pendek, Senin (13/2/2012).
Supriantoro tidak menyebutkan analisa medis terhadap kasus tersebut secara detil. Namun ia memastikan pihak Dinas Kesehatan setempat telah turun ke lapangan. "Semalam mereka (dinkes setempat) ke lokasi," kata Supriantoro.
Kronologis peristiwa tersebut belum benar-benar clear. Namun menurut informasi yang beredar, kasus tersebut bermula dari kematian balita bernama Edo (5). Disebut-sebut, usai memegang bangkai tikus, anak itu meninggal dengan mulut berbuih, Sabtu (11/2) siang.
Kemudian malam harinya, keluarga Edo menggelar acara untuk persiapan pemakaman. Setelah makan-makan, ibu Edo meninggal. Empat orang yang terdiri dari kerabat dan tetangga menyusul.
Kematian yang terjadi beruntun selama dua hari, mulai Sabtu hingga Minggu, terang saja membuat kehebohan. Warga menduga wilayah mereka diserang virus ganas. Karena takut, sebagian warga mengungsi.
"Tapi sudah kita tenangkan. Kepanikan warga terlalu berlebihan," kata Supriantoro.
(try/try)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 17:17 WIB
Komwas PD Laporkan Penyerangan Anas dan Ibas di Ternate ke SBY
-
Minggu, 27/05/2012 16:36 WIB
JK: SBY Sudah Pikirkan Baik Buruk Grasi Corby
-
Minggu, 27/05/2012 16:30 WIB
Survei: Mayoritas Warga DKI Tak Yakin Banjir Bisa Selesai dalam 3 Tahun
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 16:24 WIB
Pemprov Sumut Inventarisir 5 Calon Nama Bandara Kualanamu
-
Minggu, 27/05/2012 16:36 WIB
JK: SBY Sudah Pikirkan Baik Buruk Grasi Corby
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 15:48 WIB
Mercy Terbakar di Depan PIM 2, Lalin Sempat Macet
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
713 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
