Kembangkan Pengubah Air Jadi Bahan Bakar, SMK Minta Bantuan JK
Kamis, 09/02/2012 17:42 WIB
Jakarta
Siswa SMKN 2 Langsa, Aceh, ingin terus mengembangkan alat pengubah air jadi bahan bakar. Sehingga nantinya kendaraan bisa menggunakan 100 persen air sebagai bahan bakar. Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) rencananya akan diminta bantuan untuk membantu mengembangkan.
"Kami berencana meminta bantuan Pak JK, karena Pak JK itu kan sangat membumi. Sehingga kami rasa beliau mau membantu," ujar Kepala Sekolah SMKN 2 Langsa, Makmur Lingga, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (9/2/2012).
Menurut Makmur, staf JK telah mengetahui kabar anak-anak SMK yang telah membuat alat pengubah air jadi bahan bakar kendaraan roda 4 dan lebih. Dia berharap hal itu memudahkan dirinya untuk bertemu JK dan bisa mempresentasikan hasil karya anak-anak SMK itu.
"Dana riset selama ini dari lembaga luar. Pernah minta ke Direktorat SMK, tapi katanya nggak ada karena SMK tidak hanya di Langsa. Jadi kita cari sendiri. Kita juga tidak boleh terlalu bergantung, harus mandiri," sambung Makmur.
Alat bernama WaVe++SMK ini bisa dipasang di kendaraan beroda 4, 6, dan 12. Untuk mobil yang memiliki roda empat harganya Rp 3,8 juta. Sedangkan WaVe++SMK untuk bus atau truk harganya Rp 4,9 juta. Namun alat ini belum diproduksi secara massal.
"Ini masih belum 100 persen air, baru sekitar 50 persen. Air masih belum jadi bahan bakar langsung. Ke depannya kami ingin mengembangkan bisa air 100 persen jadi bahan bakarnya," tutur Makmur.
Makmur dan para siswa di SMKN 2 Langsa saat ini juga tengah mengembangkan listrik dari gelombang air laut. Mungkin bukan sesuatu yang baru, namun hal ini tetap menjadi sesuatu yang positif bagi para siswa.
"Tamatan kita yang sudah disertifikasi dipekerjakan di bengkel mobil, sepeda motor, perakitan komputer sekolah. Karena kita tujuannya ingin mandiri," ucap Makmur.
WaVe++SMK terdiri dari 5 komponen yakni generator gas, filter, kontrol elektrik, tangki
air, dan pengaturan tegangan. Bahan-bahan utama pembuat alat itu adalah stainless steel.
Menurut Makmur, dengan 600 ml air bersih bisa digunakan kendaraan roda empat dan bahkan lebih untuk melaju hingga daya tempuh 2.000 km. Ketika air habis, bisa diisi dengan air biasa.
Alat ini diklaim tak hanya membuat bahan bakar utama awet, tetapi juga memperbaiki emisi mesin. Sehingga alat ini mampu mengurangi emisi sebanyak 20 hingga 60 persen.
(vit/nrl)
"Kami berencana meminta bantuan Pak JK, karena Pak JK itu kan sangat membumi. Sehingga kami rasa beliau mau membantu," ujar Kepala Sekolah SMKN 2 Langsa, Makmur Lingga, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (9/2/2012).
Menurut Makmur, staf JK telah mengetahui kabar anak-anak SMK yang telah membuat alat pengubah air jadi bahan bakar kendaraan roda 4 dan lebih. Dia berharap hal itu memudahkan dirinya untuk bertemu JK dan bisa mempresentasikan hasil karya anak-anak SMK itu.
"Dana riset selama ini dari lembaga luar. Pernah minta ke Direktorat SMK, tapi katanya nggak ada karena SMK tidak hanya di Langsa. Jadi kita cari sendiri. Kita juga tidak boleh terlalu bergantung, harus mandiri," sambung Makmur.
Alat bernama WaVe++SMK ini bisa dipasang di kendaraan beroda 4, 6, dan 12. Untuk mobil yang memiliki roda empat harganya Rp 3,8 juta. Sedangkan WaVe++SMK untuk bus atau truk harganya Rp 4,9 juta. Namun alat ini belum diproduksi secara massal.
"Ini masih belum 100 persen air, baru sekitar 50 persen. Air masih belum jadi bahan bakar langsung. Ke depannya kami ingin mengembangkan bisa air 100 persen jadi bahan bakarnya," tutur Makmur.
Makmur dan para siswa di SMKN 2 Langsa saat ini juga tengah mengembangkan listrik dari gelombang air laut. Mungkin bukan sesuatu yang baru, namun hal ini tetap menjadi sesuatu yang positif bagi para siswa.
"Tamatan kita yang sudah disertifikasi dipekerjakan di bengkel mobil, sepeda motor, perakitan komputer sekolah. Karena kita tujuannya ingin mandiri," ucap Makmur.
WaVe++SMK terdiri dari 5 komponen yakni generator gas, filter, kontrol elektrik, tangki
air, dan pengaturan tegangan. Bahan-bahan utama pembuat alat itu adalah stainless steel.
Menurut Makmur, dengan 600 ml air bersih bisa digunakan kendaraan roda empat dan bahkan lebih untuk melaju hingga daya tempuh 2.000 km. Ketika air habis, bisa diisi dengan air biasa.
Alat ini diklaim tak hanya membuat bahan bakar utama awet, tetapi juga memperbaiki emisi mesin. Sehingga alat ini mampu mengurangi emisi sebanyak 20 hingga 60 persen.
(vit/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
