Hacker Sadap Percakapan Teleconference FBI
Sabtu, 04/02/2012 17:45 WIB
AFP
Washington
Kelompok peretas komputer atau yang akrab disebut hacker, bernama 'Anonymous', merilis rekaman percakapan antara FBI dengan Scotland Yard, sebutan bagi Kepolisian Metropolitan London. Dalam percakapan tersebut, kedua pihak tengah membahas soal operasi penangkapan para hacker.
Rekaman percakapan antara seorang anggota Scotland Yard bernama Stuart dengan seorang agen FBI bernama Bruce tersebut dilakukan secara teleconference. Rekaman yang berdurasi 17 menit tersebut telah diunggah ke situs Youtube dan sejumlah situs lainnya.
Dalam percakapan tersebut, anggota Scotland Yard dan agen FBI tengah membahas soal para hacker yang menjadi target operasi mereka. Disebutkan nama Jake Davis dan Ryan Cleary, 2 remaja Inggris yang merupakan hacker, yang ditangkap tahun lalu. Ada nama-nama lain juga yang disebut, namun tidak jelas.
Davis ditangkap karena meretas sejumlah situs pemerintah hingga tidak beroperasi selama beberapa jam. Sedangkan Clearly ditangkap terkait dengan aksi peretasan global yang dilakukan oleh kelompok hacker bernama Lulz Security, yang merupakan pecahan Anonymous. Masih dalam percakapan, anggota Scotland Yard mengucapkan terima kasih kepada agen FBI atas bantuannya dalam pemeriksaan data dalam hard drive milik Cleary.
Terhadap rekaman percakapan ini, FBI sendiri telah memastikan bahwa rekaman yang diunggah ke dunia maya tersebut adalah asli dan hanya ditujukan bagi aparat penegak hukum saja. Kelompok hacker 'Anonymous' dituding mendapatkan rekaman tersebut dengan cara ilegal.
"Sebuah investigasi kriminal tengah dilakukan untuk mengidentifikasi dan menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab, demikian tutur FBI dalam pernyataannya, seperti dilansir oleh AFP, Sabtu (4/2/2012).
Selain merilis rekaman percakapan tersebut, Anonymous juga memposting ke dunia maya sebuah undangan email dari seorang agen FBI kepada sejumlah aparat penegak hukum di kawasan Eropa, untuk melakukan teleconference pada 17 Januari lalu. Teleconference tersebut bertujuan untuk membahas investigasi yang tengah berlangsung terhadap kelompok hacker, seperti Anonymous, Lulzsec, Antisec dan kelompok lainnya.
Email tersebut diketahui dikirimkan kepada penegak hukum di Inggris, Prancis, Jerman, Irlandia, Belanda, dan Swedia. Namun hanya FBI dan Scotland Yard saja yang mengkonfirmasikan untuk mengikuti teleconference tersebut.
Sementara itu, kelompok Anonymous menyindir FBI melalui akun Twitter. "FBI pasti penasaran bagaimana kami bisa membaca komunikasi internal mereka dalam beberapa waktu saat ini," ucap Anonymous.
Kelompok 'Anynomous' merupakan kelompok hacker ternama di dunia yang tidak memiliki markas pusat. Hal ini yang membuat anggota-anggota mereka susah dilacak.
Bulan lalu, kelompok ini berhasil meretas dan mematikan situs FBI dan Departemen Kehakiman AS. Aksi ini merupakan pembalasan dari penutupan situs sharing, Megaupload. Beberapa waktu lalu, Anynomous juga meretas situs Kementerian Kehakiman Yunani dalam rangka memprotes reformasi kebijakan fiskal. Selain itu, Anynomous juga pernah meretas situs Kepolisian Boston, AS, operasi online Citibank, kemudian juga situs Amazon, Visa, MasterCard, PayPal, dan lain sebagainya.
(nvc/ndr)
Rekaman percakapan antara seorang anggota Scotland Yard bernama Stuart dengan seorang agen FBI bernama Bruce tersebut dilakukan secara teleconference. Rekaman yang berdurasi 17 menit tersebut telah diunggah ke situs Youtube dan sejumlah situs lainnya.
Dalam percakapan tersebut, anggota Scotland Yard dan agen FBI tengah membahas soal para hacker yang menjadi target operasi mereka. Disebutkan nama Jake Davis dan Ryan Cleary, 2 remaja Inggris yang merupakan hacker, yang ditangkap tahun lalu. Ada nama-nama lain juga yang disebut, namun tidak jelas.
Davis ditangkap karena meretas sejumlah situs pemerintah hingga tidak beroperasi selama beberapa jam. Sedangkan Clearly ditangkap terkait dengan aksi peretasan global yang dilakukan oleh kelompok hacker bernama Lulz Security, yang merupakan pecahan Anonymous. Masih dalam percakapan, anggota Scotland Yard mengucapkan terima kasih kepada agen FBI atas bantuannya dalam pemeriksaan data dalam hard drive milik Cleary.
Terhadap rekaman percakapan ini, FBI sendiri telah memastikan bahwa rekaman yang diunggah ke dunia maya tersebut adalah asli dan hanya ditujukan bagi aparat penegak hukum saja. Kelompok hacker 'Anonymous' dituding mendapatkan rekaman tersebut dengan cara ilegal.
"Sebuah investigasi kriminal tengah dilakukan untuk mengidentifikasi dan menangkap pihak-pihak yang bertanggung jawab, demikian tutur FBI dalam pernyataannya, seperti dilansir oleh AFP, Sabtu (4/2/2012).
Selain merilis rekaman percakapan tersebut, Anonymous juga memposting ke dunia maya sebuah undangan email dari seorang agen FBI kepada sejumlah aparat penegak hukum di kawasan Eropa, untuk melakukan teleconference pada 17 Januari lalu. Teleconference tersebut bertujuan untuk membahas investigasi yang tengah berlangsung terhadap kelompok hacker, seperti Anonymous, Lulzsec, Antisec dan kelompok lainnya.
Email tersebut diketahui dikirimkan kepada penegak hukum di Inggris, Prancis, Jerman, Irlandia, Belanda, dan Swedia. Namun hanya FBI dan Scotland Yard saja yang mengkonfirmasikan untuk mengikuti teleconference tersebut.
Sementara itu, kelompok Anonymous menyindir FBI melalui akun Twitter. "FBI pasti penasaran bagaimana kami bisa membaca komunikasi internal mereka dalam beberapa waktu saat ini," ucap Anonymous.
Kelompok 'Anynomous' merupakan kelompok hacker ternama di dunia yang tidak memiliki markas pusat. Hal ini yang membuat anggota-anggota mereka susah dilacak.
Bulan lalu, kelompok ini berhasil meretas dan mematikan situs FBI dan Departemen Kehakiman AS. Aksi ini merupakan pembalasan dari penutupan situs sharing, Megaupload. Beberapa waktu lalu, Anynomous juga meretas situs Kementerian Kehakiman Yunani dalam rangka memprotes reformasi kebijakan fiskal. Selain itu, Anynomous juga pernah meretas situs Kepolisian Boston, AS, operasi online Citibank, kemudian juga situs Amazon, Visa, MasterCard, PayPal, dan lain sebagainya.
(nvc/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:28 WIB
Media Iran Serukan Hentikan Negosiasi Nuklir dengan Barat
-
Sabtu, 26/05/2012 17:09 WIB
Banjir Renggut 50 Nyawa di Afghanistan, 59.000 Orang Kehilangan Rumah
-
Sabtu, 26/05/2012 16:47 WIB
Michelle Obama Ingin Menjadi Beyonce!
-
Sabtu, 26/05/2012 14:43 WIB
Duh! Kondisi Kemanusiaan di Suriah Kian Memburuk
-
Sabtu, 26/05/2012 14:16 WIB
110 Orang Tewas dalam Serangan Pasukan Suriah
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 15:48 WIB
Mercy Terbakar di Depan PIM 2, Lalin Sempat Macet
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
698 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
