detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 10:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 16/12/2011 09:09 WIB

Salut! Ada Animator-animator Indonesia di Balik Film Tintin

Nurvita Indarini - detikNews
Tintin (ist.)
Jakarta - Anda sudah menonton film Tintin besutan sutradara Steven Spielberg? Rupanya di belakang layar, putra-putri Indonesia turut berjibaku 'melahirkan' film animasi tersebut. Ya, ada beberapa orang Indonesia yang menjadi animator film Tintin. Salut!

"Saya memang salah satu animatornya. Tapi setahu saya ada beberapa orang Indonesia yang juga terlibat," kata character animator Tintin, Rini Sugianto, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (15/12/2011) malam.

Rini merupakan karyawati Weta Digital, perusahaan yang bergerak di bidang animasi film. Ada sekitar 800 orang yang bekerja di perusahaan ini. Dan rupanya ada 3 orang Indonesia lainnya yang juga bergabung dengan perusahaan ini.

"Dua orang Indonesia lainnya yang terlibat di Tintin adalah Sindharmawan Bachtiar dan Eddy Purnomo. Kita beda departemen sih. Lalu ada satu lagi Amanda Pamela, tapi saya nggak tahu dia ikutan di Tintin atau tidak," ucap Rini.

Menurut dia, Sindharmawan dan Eddy Purnomo sudah lebih dulu bekerja di Weta. Sedangkan Rini sendiri baru bergabung di perusahaan tersebut pada 2011 ini.

Alumnus master dari Academy of Arts di San Francisco, California, ini senang bisa berpartisipasi 'melahirkan' film Tintin. Bagi Rini, Tintin adalah pengerjaan karakter animasi pertamanya.

"Senang banget. Sebulan setelah itu, kita nonton bareng-bareng di teater dan saya melihat nama Rini di big screen. Waktu itu hampir kelewatan, tapi lalu ditunjukkan oleh seorang teman," kenang perempuan yang hobi fotografi, travelling dan climbing ini.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(vit/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%
MustRead close