Detik.com News
Detik.com
Minggu, 08/08/2010 18:00 WIB

Pengurus HKTI Versi Oesman Sapta Masukkan Nama-nama Tenar

Ari Saputra - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) versi Oesman Sapta Odang diwarnai kejutan. Meski tidak datang dalam acara pelantikan, nama-nama tenar disebut masuk pengurus HKTI tandingan Prabowo Subianto.

Dalam daftar pengurus yang dibagikan, disebutkan beberapa nama tenar yang menjadi pengurus HKTI pimpinan Osman Sapta. Beberapa nama itu antara lain, Ahmad Mubarok, Sutiyoso, Firman Subagjo, Solihin GP, Erwin Aksa, Tajudin Nursaid, James Riyadi, Lili Wahid dan Yoris Raweyai.

Dalam sambutannya, Oesman sapta mengklaim ormas HKTI yang sah adalah yang ketua umumnya dirinya sendiri. Karena itu, dia meminta semua pihak untuk memahami dinamika yang saat ini terjadi.

"Saya menegaskan bahwa organisasi yang saya pimpin adalah satu-satunya organisasi yang sah secara hukum dan sah menurut prinsip organisasi modern," kata Oesman saat menyampaikan pidato perdananya seusai pelantikan di Gor Basket Senayan, Jakarta, Minggu (8/8/2010).

Hadir dalam acara ini sekitar dua ribu massa yang berseragam kaos warna putih bertuliskan HKTI. Sementara, dari para undangan yang hadir tampak nama seperti Ketua Dewan Penasehat HKTI Siswono Yudohusodo, Yorris Raweyai dan Eggy Sudjana, Djoko Edhi Sutjipto Abdurrahman.

Oeman berjanji akan membawa HKTI yang dipimpinnya sebagai organisasi para petani yang memberikan manfaat nyata. Sebab, selama ini banyak organisasi serupa yang hanya menjual jargon. "HKTI adalah wahana dasar perjuangan mengangkat harkat dan martabatr serta kesejahteraan petani Indonesia," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Penasehat HKTI versi Oesman Sapta, Siswono Yudohusodo, melantik jajaran pengurus DPN HKTI itu. Namun, dalam pelantikan tersebut banyak nama yang dimasukkan sebagai pengurus tidak hadir.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(Ari/irw)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%