detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 03:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 08/08/2010 18:00 WIB

Pengurus HKTI Versi Oesman Sapta Masukkan Nama-nama Tenar

Ari Saputra - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) versi Oesman Sapta Odang diwarnai kejutan. Meski tidak datang dalam acara pelantikan, nama-nama tenar disebut masuk pengurus HKTI tandingan Prabowo Subianto.

Dalam daftar pengurus yang dibagikan, disebutkan beberapa nama tenar yang menjadi pengurus HKTI pimpinan Osman Sapta. Beberapa nama itu antara lain, Ahmad Mubarok, Sutiyoso, Firman Subagjo, Solihin GP, Erwin Aksa, Tajudin Nursaid, James Riyadi, Lili Wahid dan Yoris Raweyai.

Dalam sambutannya, Oesman sapta mengklaim ormas HKTI yang sah adalah yang ketua umumnya dirinya sendiri. Karena itu, dia meminta semua pihak untuk memahami dinamika yang saat ini terjadi.

"Saya menegaskan bahwa organisasi yang saya pimpin adalah satu-satunya organisasi yang sah secara hukum dan sah menurut prinsip organisasi modern," kata Oesman saat menyampaikan pidato perdananya seusai pelantikan di Gor Basket Senayan, Jakarta, Minggu (8/8/2010).

Hadir dalam acara ini sekitar dua ribu massa yang berseragam kaos warna putih bertuliskan HKTI. Sementara, dari para undangan yang hadir tampak nama seperti Ketua Dewan Penasehat HKTI Siswono Yudohusodo, Yorris Raweyai dan Eggy Sudjana, Djoko Edhi Sutjipto Abdurrahman.

Oeman berjanji akan membawa HKTI yang dipimpinnya sebagai organisasi para petani yang memberikan manfaat nyata. Sebab, selama ini banyak organisasi serupa yang hanya menjual jargon. "HKTI adalah wahana dasar perjuangan mengangkat harkat dan martabatr serta kesejahteraan petani Indonesia," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Penasehat HKTI versi Oesman Sapta, Siswono Yudohusodo, melantik jajaran pengurus DPN HKTI itu. Namun, dalam pelantikan tersebut banyak nama yang dimasukkan sebagai pengurus tidak hadir.Next

Halaman 1 2

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(Ari/irw)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%