Detik.com News
Detik.com
Senin, 12/07/2010 19:12 WIB

Irwan Prayitno-Muslim Kasim Menangi Pilkada Sumbar

Yonda Sisko - detikNews
Padang - Irwan Prayitno-Muslim Kasim dipastikan melenggang menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat(Sumbar) periode 2010-2015. Pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut berhasil meraih 32,44 persen suara dalam Pemilukada Sumbar yang digelar 30 Juni 2010 lalu.

Irwan Prayitno sebelumnya tercatat sebagai Anggota Komisi I DPR RI dan Muslim Kasim merupakan Bupati Kabupaten Padang Pariaman.

"Kita telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara hari ini dan akan diumumkan secara resmi paling lambat tanggal 15 Juli mendatang. Hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilukada Sumbar menunjukkan pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim unggul 32,44 persen," ujar Anggota KPU Sumbar, Husni Kamil Manik, kepada detikcom melalui telepon, Senin (12/7/2007).

Dikatakan Husni, jagoan Partai Golkar yang juga calon incumbent, Marlis Rahman yang berpasangan dengan Bupati Agam Aristo Munandar memperoleh 26,22 persen suara. Menyusul berikutnya adalah pasangan Endang Irzal-Asrul Syukur yang diusung partai Demokrat dan Gerindra dengan 20,54 persen suara.

Di posisi keempat, pasangan Fauzi Bahar-Yohannes Dahlan meraih 16,28 persen suara. Pasangan Wali Kota Padang dengan mantan Sekdaprov Sumbar itu tidak berhasil unggul di satu daerah pun, termasuk di Kota Padang.

Di posisi terakhir, Pasangan guru besar Universitas Islam Sumatera Utara dan purnawirawan TNI, Ediwarman-Husni Hadi hanya meraih 4,52 persen suara.

"Total pemilih pada Pemilukada kali ini berjumlah 33.194.59 dan yang datang menggunakan hak pilihnya sebanyak 21.118.35 pemilih. Suara sah tercatat 20.277.80 dan tidak sah 84055. Partisipasi pemilih tercatat sebesar 63,62 persen, turun 0,64 dibandingkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2005," katanya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(yon/Rez)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%