Tips Bagikan Zakat Aman Versi Jusuf Kalla
Selasa, 16/09/2008 17:38 WIB
Jakarta
Sebagai keluarga pengusaha kaya, Wapres Jusuf Kalla (JK) kerap mengeluarkan zakat dan tidak terjadi apa-apa. Kalla pun membagi tips kepada para dermawan agar tetap aman dan tidak memakan korban seperti insiden di Pasuruan.
"Saya ingin bertukar pengalaman karena keluarga saya sudah 50 tahun melakukan hal sama membagi-bagikan zakat dan infaq tiap tahun," ujar Kalla saat memberikan jumpa pers di Istana Wapres, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (16/9/2008).
Menurut Kalla, selama 50 tahun membagikan zakat, tidak terjadi insiden yang melayangkan banyak nyawa seperti di Pasuruan, Jawa Timur.
"Yang datang dua hingga tiga ribu bahkan sampai 5 ribu orang. Tapi selama 50 tahun tidak terjadi apa-apa dan aman-aman saja dan tidak terjadi apa-apa karena rumah saya saat kecil dekat dengan masjid di Makassar," beber Kalla.
Menurut Kalla, kesalahan pembagian zakat di Pasuruan yaitu terlalu lama orang berkumpul. Lagipula waktu pembagian sampai matahari sudah menyengat kulit tubuh. "Saya dulu waktu kecil karena saya panitia tetap pembagian biasanya tidak lebih dari jam tujuh pagi," jelas anak pengusaha Hadji Kalla di Makassar itu.
Oleh karena penerima zakat banyak, lanjut Kalla, keluarganya selalu mengadakan penerimaan zakat di Mesjid. "Mending memang lewat masjid kami laksanakan seperti itu sampai 50 tahun. Mereka duduk lalu dibagikan. Masjid juga punya halaman yang luas," cerita Kalla.
Dalam kesempatan itu Kalla juga menyatakan bela sungkawa kepada para keluarga korban. "Saya juga mendoakan keluarga korban. Itu mereka terlalu tergesa-gesa di bulan puasa. Mudah-mudahan diberi jalan yang terbaik," tandas Ketua Umum Partai Golkar ini.
(nik/iy)
"Saya ingin bertukar pengalaman karena keluarga saya sudah 50 tahun melakukan hal sama membagi-bagikan zakat dan infaq tiap tahun," ujar Kalla saat memberikan jumpa pers di Istana Wapres, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (16/9/2008).
Menurut Kalla, selama 50 tahun membagikan zakat, tidak terjadi insiden yang melayangkan banyak nyawa seperti di Pasuruan, Jawa Timur.
"Yang datang dua hingga tiga ribu bahkan sampai 5 ribu orang. Tapi selama 50 tahun tidak terjadi apa-apa dan aman-aman saja dan tidak terjadi apa-apa karena rumah saya saat kecil dekat dengan masjid di Makassar," beber Kalla.
Menurut Kalla, kesalahan pembagian zakat di Pasuruan yaitu terlalu lama orang berkumpul. Lagipula waktu pembagian sampai matahari sudah menyengat kulit tubuh. "Saya dulu waktu kecil karena saya panitia tetap pembagian biasanya tidak lebih dari jam tujuh pagi," jelas anak pengusaha Hadji Kalla di Makassar itu.
Oleh karena penerima zakat banyak, lanjut Kalla, keluarganya selalu mengadakan penerimaan zakat di Mesjid. "Mending memang lewat masjid kami laksanakan seperti itu sampai 50 tahun. Mereka duduk lalu dibagikan. Masjid juga punya halaman yang luas," cerita Kalla.
Dalam kesempatan itu Kalla juga menyatakan bela sungkawa kepada para keluarga korban. "Saya juga mendoakan keluarga korban. Itu mereka terlalu tergesa-gesa di bulan puasa. Mudah-mudahan diberi jalan yang terbaik," tandas Ketua Umum Partai Golkar ini.
(nik/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 16:42 WIB
Bandar Sabu Diciduk di Area Gedung Lembaga Sensor Film
-
Sabtu, 26/05/2012 16:22 WIB
Pencapresan Ical Tergantung Hasil Pemilu 2014
-
Sabtu, 26/05/2012 16:21 WIB
Keluarga Korban Sukhoi Belum Dikontak Soal Asuransi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:19 WIB
Panic Button Bagi Minimarket di Jakarta Masih Dalam Tahap Uji Coba
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
279 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
216 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
