DetikNews
Selasa 01 November 2016, 04:40 WIB

Akhiri Kekosongan 2 Tahun, Michel Aoun Terpilih Jadi Presiden Lebanon

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Akhiri Kekosongan 2 Tahun, Michel Aoun Terpilih Jadi Presiden Lebanon Foto: Mohamed Azakir / Reuters
Beirut - Lebanon mengakhiri kekosongan kepemimpinan setelah dua tahun tidak memiliki presiden. Anggota parlemen Lebanon pada Senin (31/10) kemarin telah memilih mantan tentara Michel Aoun sebagai Presiden.

Dilansir AFP, Selasa (1/11/2016), Aoun (81) berjanji untuk melindungi negara dari dampak perang yang berlebihan. dari negara tetangga, yakni Suriah. Parlemen sempat terpecah hingga dilakukan empat putaran pemungutan suara.

"Lebanon masih berjalan melewati ranjau. Tetapi telah terhindar dari api yang membakar di seluruh wilayah," kata Aoun setelah mengambil sumpah Presiden.

Presiden baru Lebanon Michel Aoun di Kantor PresidenFoto: Aziz Taher / Reuters
Presiden baru Lebanon Michel Aoun di Kantor Presiden


"Ini akan menjadi prioritas saya untuk mencegah percikan apapun di Lebanon," lanjutnya yang disambut pendukungnya dengan melambaikan bendera oranye, warna partainya.

Perang lima tahun di Suriah menjadi garis utama Lebanon dalam politiknya. Pengamat politik menegaskan bahwa pemilihan Aoun ini tak akan menjadi 'tongkat ajaib' untuk mengakhiri berbagai hal yang terjadi di Lebanon.

Tantangan ke depan adalah membentuk pemerintahan dan mengakhiri kekacauan yang terjadi di Lebanon. Kepala kantor media presiden, Rafik Chlala menyampaikan untuk nama perdana menteri konsultasinya akan dimulai pada Rabu (2/11) pagi mendatang.
(yds/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed