DetikNews
Senin 20 Juni 2016, 04:13 WIB

Tiongkok Sebut 1 Warganya Terluka karena Ditembak Kapal Indonesia

Idham Kholid - detikNews
Tiongkok Sebut 1 Warganya Terluka karena Ditembak Kapal Indonesia Foto: REUTERS/Jason Lee
Beijing - Kementerian Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok menyebut ada warga negaranya yang terluka akibat ditembaki kapal Angkatan Laut Indonesia dalam insiden yang terjadi Jumat 17 Juni 2016. Tiongkok bersikukuh kapal nelayan itu menangkap ikan secara legal.

Dilansir dari Reuters, Senin (20/6/2016), Angkatan Laut Indonesia mengatakan telah memberi tembakan peringatan kepada kapal berbendera Tiongkok itu. Kapal itu diduga menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia.

Namun begitu, seorang juru bicara dari Angkatan Laut Indonesia menuturkan tidak ada nelayan yang terluka dalam peristiwa itu.

Jubir Kemlu Tiongkok Hua Chunying lewat website Kemlu pada Minggu (19/6) menyatakan kapal perang Indonesia telah merusak satu kapal ikan Tiongkok dalam insiden di dekat Kepulauan Natuna dan menahan satu kapal lainnya dengan 7 orang di dalamnya. Hua juga menyebut satu nelayan terluka dalam insiden itu. Nelayan itu berada di kapal ikan lainnya, bukan yang ditangkap oleh aparat Indonesia. Penjaga pantai Cina kemudian menyelamatkan nelayan yang terluka itu dan membawanya ke Provinsi Hainan di Cina bagian selatan untuk dirawat.

TNI AL Tangkap Kapal Ikan Berbendera Cina di Perairan Natuna

Seperti diberitakan, kapal ikan berbendera Cina ditangkap KRI Imam Bonjol-383 yang tengah beroperasi patroli hingga ZEE di perairan Natuna pada 17 Juni 2016.

KRI Imam Bonjol-383 jenis Parchim sebelumya menerima laporan dari intai udara maritim mengenai adanya 12 kapal ikan asing yang melakukan aksi pencurian ikan.

Saat didekati, kapal ikan asing tersebut melakukan manuver dan melarikan diri. KRI Imam Bonjol pun mengejarnya dan memberikan peringatan melalui tembakan, namun diabaikan.

Setelah beberapa kali dilakukan tembakan peringatan, satu kapal dari 12 kapal ikan asing dapat dihentikan. Setelah berhasil dihentikan dan diperiksa, diketahui kapal asing tersebut diawaki 6 pria dan 1 wanita yang diduga berkewarganegaraan Cina.
(idh/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed