DetikNews
Kamis 03 Maret 2016, 10:07 WIB

Warga Singapura Sempat Panik Akibat Getaran Gempa Mentawai

Novi Christiastuti - detikNews
Warga Singapura Sempat Panik Akibat Getaran Gempa Mentawai Foto: Dok BMKG
Singapura - Gempa bumi berkekuatan 7,8 Skala Richter di Kepulauan Mentawai terasa hingga ke sebagian wilayah Singapura. Sejumlah warga Singapura sempat dilanda kepanikan ketika getaran gempa terasa di wilayah tempat tinggal mereka.

Pusat gempa yang ada di wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatra berjarak sekitar 1.237 kilometer dari wilayah Singapura. Kepolisian dan militer Singapura (SCDF) menerima laporan warga soal getaran gempa di tempat tinggal mereka pada Rabu (2/3) malam. Namun kepolisian Singapura menegaskan, tidak ada laporan luka-luka maupun kerusakan akibat getaran gempa dari Mentawai ini.

Seperti dilansir media setempat, Channel News Asia, Kamis (3/3/2016), getaran gempa Mentawai dirasakan warga yang tinggal di wilayah Singapura bagian timur, seperti di Bishan, Punggol, East Coast, Seng Kang dan Ang Mo Kio. Namun Badan Lingkungan Nasional Singapura menyatakan tidak ada dampak gempa di wilayahnya.

Baca juga: Pasca Gempa 7,8 SR, Warga di Mentawai dan Padang Kembali Beraktivitas Normal

Seorang warga wilayah Katong, East Coast, yang menyebut dirinya sebagai Amanda, mengaku merasakan getaran gempa di apartemennya yang ada di lantai 12 pada Rabu (2/3) malam sekitar pukul 21.05 waktu setempat.

"Saya sedang berbaring sambil membaca buku ketika tiba-tiba saya merasakan lantai bergetar. Saya pikir saya kelelahan, tapi ibu saya melihat lampu kami di luar bergoyang, jadi kami memutuskan keluar," tuturnya kepada Channel News Asia.

Di luar, Amanda bertemu dengan 15 penghuni apartemen lainnya yang juga mengungsi karena merasakan getaran gempa. Bersama keluarganya, Amanda bertahan di lantai dasar selama 1,5 jam. Sekitar pukul 21.30 waktu setempat, Amanda dan keluarganya memutuskan kembali ke dalam apartemen.

"Kami hanya ingin merasa aman. Kami turun ke bawah dan melihat orang lain juga turun, jadi itu mengkonfirmasi (getaran gempa)," ucapnya.

Baca juga: BMKG: Gempa 7,8 SR di Kepulauan Mentawai Akibat Aktivitas Sesar Mendatar

Warga Singapura lainnya yang tinggal di wilayah Kembangan, yang juga tinggal di apartemen menuturkan adanya getaran yang sangat kuat. "Saya merasa seperti terayun ke kiri dan ke kanan. Dalam skala 1 sampai 5, saya nilai gerakannya terasa skala 2,5 sampai 3," tutur Jazryl Lee.

Gempa 7,8 SR di Mentawai yang terjadi pada Rabu (2/3) malam yang diikuti gempa susulan lainnya, sempat memicu peringatan tsunami untuk wilayah Sumatra Barat, Aceh dan sekitarnya, namun tak lama kemudian peringatan itu dicabut. Tidak ada laporan korban jiwa akibat gempa itu. Kini, aktivitas warga Mentawai dan sekitarnya dilaporkan kembali normal.

Baca juga: Polri: Tidak Ada Laporan Korban Luka dan Jiwa Akibat Gempa Mentawai


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed