2 Warga Kulit Hitam Tewas Diberondong 137 Peluru, 6 Polisi AS Dipecat

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 27 Jan 2016 13:41 WIB
Foto: AFP
Foto: AFP
Ohio, - Otoritas Amerika Serikat memecat enam polisi yang menghujani 137 peluru ke sebuah mobil yang mengangkut dua warga AS berkulit hitam di Cleveland, Ohio. Kedua orang tak bersenjata itu tewas dalam insiden yang terjadi tahun 2012 tersebut.

Putusan pemecatan ini disampaikan pada Selasa, 26 Januari waktu setempat, tiga tahun setelah insiden mematikan tersebut. Sebelumnya, otoritas setempat menuai kritikan karena tidak cepat mengambil tindakan terkait penembakan tersebut.

Saat kejadian tragis itu seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (27/1/2016), mobil yang dinaiki Timothy Russell dan Malissa Williams diberondong tembakan oleh 13 polisi yang mengejar mereka di Cleveland. Lebih dari 60 mobil polisi mengejar kendaraan tersebut sejauh 20 mil dalam pengejaran selama 25 menit yang melintasi tiga kota.

Awalnya para polisi mengira keduanya bersenjata, namun akhirnya setelah diperiksa, mereka menyadari bahwa kedua warga AS itu tidak bersenjata. Dalam peristiwa itu Timothy Russell terkena 24 tembakan dan Malissa Williams mendapat 23 tembakan.

Dari 13 polisi yang melepaskan tembakan, 6 orang di antaranya diberhentikan dari kepolisian, 6 lainnya dikenai tindakan disipliner dan seorang lagi telah pensiun.

Salah seorang polisi, Michael Brelo, telah didakwa karena menurut jaksa dia melepaskan 15 tembakan ketika mobil tersebut telah berhenti dan kedua orang tersebut telah tak berdaya. Namun dalam persidangan pada Mei 2015, Brelo dibebaskan dari dakwaan.

(ita/ita)