DetikNews
Sabtu 21 November 2015, 04:39 WIB

Korban Tewas Jadi 27 Orang, AS Kutuk Penyanderaan di Hotel Mewah Mali

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Korban Tewas Jadi 27 Orang, AS Kutuk Penyanderaan di Hotel Mewah Mali Foto: REUTERS/Joe Penney
Washington DC - Jumlah korban tewas dalam penyanderaan oleh kelompok militan di hotel mewah Radisson Blu bertambah menjadi 27 orang. Amerika Serikat mengutuk aksi teror ini dan menegaskan akan terus berperang melawan kelompok ekstrem.

"Amerika Serikat mengutuk keras serangan teroris yang telah menewaskan banyak nyawa di hotel Radisson Blu, Mali," ujar juru bicara Dewan Keamanan Nasional Ned Price seperti dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (21/11/2015).

"Kami dapat memastikan serangan (penyanderaan) itu telah berakhir, namun kami akan terus berkoordinasi dengan para pejabat teras Amerika untuk memetakan lokasi keberadaan warga negara kami di Mali," sambungnya.

Pihak jaringan hotel Rezidor Hotel Group menyatakan, dua penyerang menyandera 140 tamu dan 30 pegawai hotel. Sumber-sumber keamanan di Mali mengatakan, para penyerang melancarkan aksi penembakan di hotel yang memiliki 190 kamar tamu tersebut.

Sekjen PBB Ban Ki-moon juga telah mengutuk keras penyanderaan di hotel mewah Radisson Blu di Bamako. Dia menyebut aksi kekerasan itu bertujuan untuk menghancurkan perdamaian negara tersebut.

Kelompok jihad Al-Murabitoun sudah menyatakan klaim anggota militannya melakukan penyanderaan. "Kami Murabitoun, dengan partisipasi dari saudara-saudara kamiĀ  Al-Qaeda in the Islam Magreb (AQIM), menyatakan operasi penyanderaan di Radisson Hotel," kata seorang pria dalam rekaman audio yang disiarkan oleh televisi Al-Jazeera.

Al-Murabitoun yang dipimpin militan Aljazair bernama Mokhtar Belmokhtar, didirikan pada tahun 2013. Kelompok ini memperkenalkan dirinya sebagai bagian dari Al-Qaeda di wilayah Afrika Barat.
(aws/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed