DetikNews
Senin 26 Oktober 2015, 11:58 WIB

Aktor Komedi Jimmy Morales Terpilih Jadi Presiden Guatemala

Novi Christiastuti - detikNews
Aktor Komedi Jimmy Morales Terpilih Jadi Presiden Guatemala Foto: REUTERS/Jose Cabezas
Guatemala City - Mantan komedian Guatemala, Jimmy Morales memenangi pemilu presiden putaran kedua pada 25 Oktober. Morales yang berhasil meraup suara terbanyak dalam pemilu ini sama sekali tidak memiliki pengalaman politik.

Seperti dilansir Reuters, Senin (26/10/2015), Morales mengalahkan lawan politiknya Sandra Torres, yang juga mantan Ibu Negara Guatemala dari mantan Presiden Alvaro Colom Caballeros periode 2008-2011 lalu. Dengan 92 persen surat suara yang telah dihitung, Morales meraup 70 persen suara melawan 30 persen suara yang didapat Torres.

Markas Partai Front Konvergensi Nasional (FCN) yang menaungi Morales menggelar perayaan besar setelah mengetahui perolehan telak Morales itu. "Sebagai presiden, saya menerima mandat dan mandat rakyat Guatemala ialah berjuang melawan korupsi yang menggerogoti kita," tegas Morales dalam pernyataannya usai dinyatakan memenangi pemilu pada Minggu (25/10).

Nama Morales tidak asing bagi publik Guatemala karena selama 14 tahun dia menjadi aktor komedi terkenal di televisi setempat. Pria yang dikenal rendah hati ini menjanjikan para pendukungnya bahwa dia akan serius memberantas korupsi dan memberikan jutaan telepon genggam kepada anak-anak.

"Saya mendukung Jimmy Morales 100 persen. Dia cerdas, bisa dipercaya dan dia menyampaikan lelucon yang lucu," sebut warga setempat, Gustavo Gonzalez (21) yang bergabung dengan pesta perayaan kemenangan Morales.

Tahun lalu, Morales berhenti dari acara televisinya untuk mencalonkan diri dalam pemilu presiden. Pada April, namanya tidak masuk dalam daftar kandidat pilihan rakyat dalam berbagai polling. Namun nama Morales mulai meroket ketika Presiden Otto Perez diguncang skandal korupsi dan kemudian berujung pengunduran diri serta penangkapannya.

Kemenangan Morales ini menunjukkan bahwa para politikus berpengalaman tergusur oleh kandidat dari luar politik, dan juga menunjukkan bagaimana rakyat Guatemala mulai tidak percaya dengan elite politik. "Saya memilih Jimmy karena kami tidak ingin politikus korup seperti Sandra Torres. Dia tidak akan korupsi karena dia miskin seperti kita," ucap warga setempat yang berprofesi sebagai teknisi komputer, Huga Villagran (28).

Pemenang pemilu akan dinobatkan sebagai Presiden Guatemala yang baru pada 14 Januari 2016 mendatang.
(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed