DetikNews
Senin 31 Oktober 2016, 10:50 WIB

Kronologi Pesawat Kargo yang Hilang di Ilaga Papua

Nograhany Widhi K - detikNews
Kronologi Pesawat Kargo yang Hilang di Ilaga Papua Foto: Pesawat DHC 4 yang hilang di Papua (Dok Kemenhub)
Jakarta - Sebuah pesawat kargo hilang kontak di Ilaga, Papua. Berikut kronologinya.

Kronologi ini disampaikan Kepala Biro Informasi dan Komunikasi Publik Kemenhub Bambang S Ervan dalam keterangan tertulis, Senin (31/10/2016). Pesawat yang hilang adalah pesawat milik operator Alfa Indonesia berjenis de Haviland Canada DHC4 Caribou dengan nomor registrasi PK SWW. Alfa Indonesia adalah pemegang OC 91, yakni operator pesawat untuk keperluan sendiri. Pesawat itu digunakan untuk angkutan kargo milik Pemkab Puncak, Papua.

Pesawat itu berangkat dari Timika sekitar 22.57 UTC atau 05.57 WIB atau 07.57 WIT dan diperkirakan waktu sampainya adalah 23.22 UTC atau 06.22 WIB atau 08.22 WIT. Pesawat hilang kontak sekitar pukul 23.30 UTC atau 06.30 WIB atau 08.30 WIT.

Dalam pesawat kargo itu ada 4 orang terdiri dari Pilot Farhat Limi, First Officer (FO) R Fendi Ardianto, Engineer Steven dan Flight Operation Officer (FOO) Andi Baringan.

Berikut kronologi pesawat disampaikan dalam Coordinated Universal Time (UTC) atau Greenwich Meridian Time (GMT), plus 7 untuk WIB dan plus 9 untuk WIT:

Pukul 22.57 UTC

Pesawat PK SWW berangkat dari Timika, diperkirakan tiba Pukul 23.22 UTC.

Pukul 23.23 UTC

Pesawat PK SWW melakukan first contact dengan Ilaga Radio, melaporkan posisi di Ilaga Pass dan menyampaikan perkiraan di Ilaga pukul 23.27 UTC.

Pukul 23.30 UTC

Petugas Ilaga Radio mencoba memanggil pesawat PK-SWW namun tidak ada respon. Dicoba juga untuk minta bantuan kepada pesawat yang melintas di area Ilaga.

Pukul 00.20 UTC

Tidak ada informasi dari pesawat PK-SWW. Petugas AIS Airnav Sentani membantu untuk declared ALERFA.

ALERFA atau Alert Phase adalah suatu keadaan darurat yang ditunjukkan dengan adanya kekhawatiran mengenai keselamatan jiwa seseorang karena adanya informasi yang jelas bahwa mereka menghadapi kesulitan yang serius yang mengarah pada kesengsaraan (distress).

Pukul 00.22 UTC

Didapat informasi dari petugas TWR TIMIKA (WAYY) bahwa diterima laporan dari pesawat menerima signal Emergency Locator Transmitter (ELT) pada posisi 40 NM - 45 NM R.060 TMK VOR (posisi antara ILAGA PASS dengan JILA PASS)

Pukul 00.31 UTC

Dilaporkan oleh pesawat bernomor registrasi PK-BVM yang mendarat di TIMIKA (WAYY) ATA 00.31 UTC, signal ELT diterima pada koordinat S 04 07 46 E 137 38 11.

"Koordinasi dengan pihak SAR dan perwakilan KNKT di Sentani sudah dilakukan terkait data pesawat PK-SWW. Informasi lebih lanjut diterima dari Ka SATKER Mimika bahwa sudah dibentuk posko SAR di Lanud Timika. Sementara masih diupayakan bantuan kepada pesawat-pesawat yang melintas di area koordinat ELT untuk membantu pencarian lokasi pesawat," jelas Bambang.
(nwk/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed