Cerita 'Dosen Kubilan' Soal Inspirasinya Bikin Quotes Lucu di Pangkalan Ojek

Bartanius Dony - detikNews
Rabu, 19 Okt 2016 16:20 WIB
Foto: Rio Dwi Warso si 'Dosen Kubilan' (Bartanius Dony/detikcom)
Jakarta - Rio Dwi Warso (48) adalah sosok di balik berbagai quotes lucu di pangkalan ojek di Jakarta yang sedang ramai diperbincangkan. Dari mana inspirasinya membuat quotes lucu hingga dia dikenal sebagai 'Dosen Kubilan'?

detikcom berbincang dengan Rio di 'Pangkalan Ojek+Plus' yang berlokasi di Jalan Karbela Timur, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2016). Rio yang mengenakan kaos warna hitam dipadu celana jeans biru kemudian bercerita soal berbagai quotes lucu yang ditulisnya di pangkalan ojek tersebut.

Cerita 'Dosen Kubilan' Soal Inspirasinya Bikin Quotes Lucu di Pangkalan OjekFoto: Quotes lucu di pangkalan ojek (Facebook/Istimewa)

Dikisahkan Rio, awal tahun 2010 ada warga di dekat pangkalan ojek tersebut yang meninggal. Usai acara pemakaman, dia kemudian mengambil sisa-sisa triplek dari karangan bunga. Di triplek itu, dia kemudian menuliskan berbagai quotes lucu. Triplek itu dipajangnya di pangkalan ojeknya bersama rekan-rekan.

Cerita 'Dosen Kubilan' Soal Inspirasinya Bikin Quotes Lucu di Pangkalan OjekFoto: Quotes lucu di pangkalan ojek (Facebook/Istimewa)

"Awalnya saya tulis-tulisnya pakai arang," kata Rio mengawali kisahnya.

Sejak saat itu, Rio kemudian keterusan menulis berbagai quotes lucu meski awalnya hanya iseng. Dari triplek, papan tempatnya menulis kemudian berganti menjadi papan tulis yang didapatnya dari rekannya seorang satpam.

Cerita 'Dosen Kubilan' Soal Inspirasinya Bikin Quotes Lucu di Pangkalan OjekFoto: Quotes lucu di pangkalan ojek (Facebook/Istimewa)

Rio menuliskan quotes lucunya menggunakan kapur tulis. Seperti hari ini, nampak quotes lucu karyanya yang terpampang di papan tulis di pangkalan ojek tersebut.

Cerita 'Dosen Kubilan' Soal Inspirasinya Bikin Quotes Lucu di Pangkalan OjekFoto: Quotes lucu di pangkalan ojek (Facebook/Istimewa)

"Gue ga ngiler tahta, harta dan wanita tapi gue ngiler kalo tidur miring," demikian tulisan di papan tulis tersebut. Rio mengatakan, biasanya dia setiap hari mengganti tulisan di papan tulis tersebut.

Cerita 'Dosen Kubilan' Soal Inspirasinya Bikin Quotes Lucu di Pangkalan OjekFoto: Quotes lucu di pangkalan ojek (Facebook/Istimewa)

"Tapi tulisan hari ini enggak. Ini sudah tiga hari enggak ganti karena kapurnya habis," ucap Rio seraya tertawa. "Kapurnya soalnya saya beli sendiri. Dulu sih kadang ada orang kantor yang ngasih kapur, atau ngasih duit buat beli kapur," sambungnya.

Rio mengatakan, inspirasi membuat quotes tulisan itu didapatnya atas hasil pemikiran sendiri atau mendengar dari orang lain. Ada juga quotes yang didapatnya dari hasil googling di internet.

Cerita 'Dosen Kubilan' Soal Inspirasinya Bikin Quotes Lucu di Pangkalan OjekFoto: Quotes lucu di pangkalan ojek (Facebook/Istimewa)

"Inspirasinya dari sini saja (menunjuk ke kepala-red) atau lihat orang, dengar orang, kadang saya lihat di internet. Terus saya jadikan lucu. Saya ubah jadi lucu kata-katanya. Kadang-kadang mau tidur tiba-tiba (inspirasi) muncul begitu saja. Langsung buru-buru saya ketik di handphone biar enggak hilang," jelas Rio.

"Misalnya saya liat orang pacaran berantem, orang ngomong apa, atau orang pelit banget saya tulis 'dasar orang pelit, dosanya aja enggak bisa diminta'," sambung Rio.

Cerita 'Dosen Kubilan' Soal Inspirasinya Bikin Quotes Lucu di Pangkalan OjekFoto: Quotes lucu di pangkalan ojek (Facebook/Istimewa)

Quotes yang ditulis Rio memang mengenai banyak hal. Soal percintaan, agama dan seputar kehidupan sehari-hari. Quotesnya lucu, kadang menggelitik, menyindir atau menasihati. Setiap Jumat, dia khusus menuliskan quotes soal agama.

"Kalau Jumat beda sendiri, judulnya buletin Jumat, tentang agama. Tapi saya bikin lucu. Kayak misalnya 'orang sabar kuburannya lebar, ber-AC, kamar mandi dalem, ada WiFi," seloroh Rio.

Cerita 'Dosen Kubilan' Soal Inspirasinya Bikin Quotes Lucu di Pangkalan OjekFoto: Quotes lucu di pangkalan ojek (Facebook/Istimewa)

Di atas quotes yang ditulisnya di papan tulis tersebut, Rio menuliskan Kubilan, akronim dari kuliah sambil jalan. Nama itu menurutnya punya makna tersendiri. Dia mengatakan, pangkalan ojek mereka banyak dilalui mahasiswa. Namun banyak yang memilih jalan kaki ketimbang naik ojek. Itulah yang kemudian menginspirasi Rio menuliskan quotes lucu di papan tulis agar ojek pangkalan itu dilirik.

Baca juga: Ini Berbagai Quotes Lucu yang Pernah Ditulis 'Dosen Kubilan' Si Tukang Ojek

Gara-gara quotes di pangkalan ojek itu, lanjut Rio, banyak pejalan kaki, pemotor atau pengendara mobil yang tersenyum atau tertawa saat melintas. Tidak jarang dari mereka mengabadikannya lewat kamera handphone. Di media sosial, sudah banyak foto-foto 'kata-kata mutiara' dari pangkalan ojek ini tersebar.

Cerita 'Dosen Kubilan' Soal Inspirasinya Bikin Quotes Lucu di Pangkalan OjekFoto: Quotes lucu di pangkalan ojek (Facebook/Istimewa)

"Ya ada saja orang yang penasaran, 'ini siapa sih yang nulis?'. Orang lewat pada ketawa ngakak. Jadi akrab sama orang sini. Ada cerita orang kerja, sebelum mereka berangkat kerja pasti mereka lihat sini dulu. Apaan nih tulisannya," ujar Rio. Gara-gara ini, namanya pun dikenal luas, terutama oleh mahasiswa dan pekerja kantoran yang tinggal atau sering melintas di lokasi.

"Makanya orang-orang yang kenal manggil saya 'Dosen kubilan'," imbuhnya.

Cerita 'Dosen Kubilan' Soal Inspirasinya Bikin Quotes Lucu di Pangkalan OjekFoto: Quotes lucu di pangkalan ojek (Facebook/Istimewa)

Rio mengatakan, dirinya senang apa yang dilakukannya ini mendapatkan respons positif. Dirinya akan terus menuliskan bebagai quotes lucu untuk obat stres bagi yang melihat.

"Bukan apa-apa ya, cuma kepuasan hati aja. Apa yang kita lihat apa yang kita rasa. Kalau dicurhatin lewat tulisan kan puas," ujarnya seraya tersenyum.

Cerita 'Dosen Kubilan' Soal Inspirasinya Bikin Quotes Lucu di Pangkalan OjekFoto: Quotes lucu di pangkalan ojek (Facebook/Istimewa)

Rio merupakan seorang bapak dua anak yang berprofesi sebagai tukang ojek di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Dia kelahiran Jakarta, sedangkan ibunya orang Karawang dan ayahnya orang Solo. Rio tinggal di Jakarta bersama ibunya, sementara anak istrinya tinggal di Madiun, Jawa Timur. Menurut Rio, penghasilannya sebagai tukang ojek cukup menghidupi dirinya dan keluarga sehari-hari.

"Penghasilannya lumayan lah. Saya bersyukur," ucapnya. (hri/tor)