DetikNews
Minggu 09 Oktober 2016, 15:50 WIB

Ketua DPR Puji Bandara Blimbingsari yang Lebih Bagus dari Tasmania

Kartika S Tarigan - detikNews
Ketua DPR Puji Bandara Blimbingsari yang Lebih Bagus dari Tasmania Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom
Jakarta - Ketua DPR RI Ade Komarudin mengunjungi Bandara Blimbingsari di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (9/10/2016). Bandara itu tengah dalam proses pembangunan terminal baru dengan konsep green-building.

Dalam kunjungannya, pria yang akrab disapa Akom itu ditemani Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf. Akom terlihat seksama menyimak apa yang dijelaskan Bupati Anas mengenai detail pembangunan terminal baru. Akom mengaku senang dengan apa yang tengah dibangun Pemkab Banyuwangi.

"Saya baru pulang dari Tasmania, itu negara bagian. Di sana untuk bandaranya jauh sekali dari ini. Jadi ini Banyuwangi yang kabupaten bisa punya bandara yang seperti ini," ujar Akom.

Ketua DPR Puji Bandara Blimbingsari yang Lebih Bagus dari Tasmania Ketua DPR Puji Bandara Blimbingsari yang Lebih Bagus dari Tasmania


Perluasan bandara itu memang dilakukan untuk mengantisipasi jumlah penumpang di Bandara Blimbingsari Banyuwangi. Pengunjung memang melonjak hingga 1.308 persen dari hanya 7.826 penumpang (2011) menjadi 110.234 penumpang (2015). Memasuki 2016, frekuensi penerbangan ke dan dari Banyuwangi juga bertambah dari semula dua kali dalam sehari menjadi tiga kali dalam sehari. Rutenya adalah Surabaya-Banyuwangi dan sebaliknya.

Bupati Anas menyebut pembangunan terminal baru itu sudah mencapai 85 persen. Terminal yang dijadwalkan mulai beroperasi pada awal 2017 itu dikonsep nyaris tanpa AC.

"Jadi nanti ini akan tetap sejuk pak meski tanpa AC," jelas Anas kepada Akom dan Triawan.

Angin memang sesekali terasa menyapa melalui celah-celah kayu yang mengelilingi bangunan terminal baru itu. Arsitekturnya mengadopsi model atap rumah khas Suku Osing (suku asli Banyuwangi) serta merawat budaya masyarakat setempat yang selalu berombongan saat melepas kerabatnya bepergian dengan menyediakan anjungan yang mengarah langsung ke landasan.

"Bandara Banyuwangi dibangun dengan biaya APBD Provinsi Jatim dan Banyuwangi. Ini model kerja sama pusat dan daerah yang perlu dikembangkan. Kami berinisiatif membangun terminal baru, Kementerian Perhubungan mendukung aspek keselamatan penerbangannya. Sinergi pusat dan daerah sangat berarti bagi daerah," ungkap Anas.
(kst/erd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed