"Saya siap di mana saja yang penting melayani masyarakat," kata Sylviana kepada detikcom, Kamis (22/9/2016) malam.
Deputi Gubernur DKI Bidang Kepariwisataan dan Kebudayaan ini menyatakan, prinsip itu sudah dipegang teguh sejak dulu. Sanak-familinya juga bisa memahami prinsip Sylviana untuk siap melayani masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar ditempatkan di tempat yang penuh berkah. "Saya kan sudah bilang, ini obsesi saya mengabdi masyarakat, menjadi pelayan masyarakat, pelayan masyarakat bisa di mana saja," kata mantan None Jakarta tahun 1981 ini.
Meski begitu, sebagai anak buah Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dia tetap profesional bekerja. Seharian tadi saja, dia masih mengikuti rapat setelah pulang dari tugas dinas di Republik Rakyat China.
"Saya baru dapat tugas dari Gubernur pulang China, kemarin malam. Juga tadi masih rapat. Alhamdulillah lah semua kita jalani secara profesional," kata Sylviana.
Isu santer koalisi PD, PAN, PPP dan PKB gagal deal dengan PKS dan Gerindra di Pilgub DKI. Empat parpol yang mematangkan keputusan soal Pilgub DKI di kediaman SBY di Cikeas kabarnya sudah menyepakati akan mengusung duet Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.
Saat dikonfirmasi detikcom soal isu panas ini, Waketum PD Syarief Hasan menyarankan publik untuk menunggu pengumuman resmi pukul 23.00 WIB nanti. Namun Syarif menilai memang sosok Agus Yudhoyono layak menjadi cagub DKI.
"Layak lah. Dia kan punya gelar masternya tiga, di Amerika, di Singapura, itu kan universitas terkenal semua," kata Syarif Hasan saat berbincang.
"Dia juga pernah penugasan di Lebanon, sekolah manajemennya juga bagus. Pengalamannya kan di dunia internasional sudah banyak," Syarief.
(dnu/van)











































