"Kita lihat-lihat ke sana hari Minggu (18/9) kita pantau apa saja yang perlu dibantu. Kan orang Indonesia banyak yang susah. Cuma saya mau lihat kenapa hingga diberitakan wartawan luar negeri. Dan di sana sudah ada bendera PDI Perjuangan yang sangat besar. Ternyata memang dia kader partai kita, bapaknya. Semampu kita bantu rumah dia. Kita enggak bantu uang. Bagaimana memperbaiki rumah dia agar tidak sampai rubuh," kata Ketua DPD PDIP DKI, Ady Widjaja, kepada wartawan di kantor DPD PDIP DKI, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2016).
![]() |
Ady turun langsung memantau rumah Songa. Dia mengatakan rumah reyot itu akan direnovasi dua hari lagi. Keluarga Songa sudah dicarikan kontrakan untuk ditinggali selama rumah direnovasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
PDIP akan memanfaatkan jasa tetangga Songa sebagai tukang yang merenovasi. Dana renovasi dihimpun dari pengurus PDIP DKI.
"Urunan, gotong royong. Ada yang Rp 10 ribu, Rp 20 ribu," ujar Ady.
Baca juga: Stefano Sarankan Songa Terima Tawaran Ahok Pindah ke Tempat Tinggal Baru
Soal dana urunan yang dihimpun di kitabisa.com, Ady mengatakan tak ikut-ikutan mengelolanya. Kalaupun dana sudah terkumpul, dia berharap bisa dibelikan perabot untuk mengisi rumah yang akan direnovasi PDIP.
"Kami tidak ikut campur (soal dana yang dikumpulkan -red), kami perbaiki sesuai kemampuan. Kalau mereka dapat ya saya rasa buat beli perabotan saja," ujar Ady.
![]() |
Dikutip dari laman kitabisa.com, terhitung hingga hari Minggu (18/9/2016) siang, dana yang terkumpul untuk Songa sudah mencapai Rp 11.814.226. Fotografer asal Italia Stefano Romano yang menggagas aksi ini mengungkapkan rasa syukurnya atas atensi masyarakat untuk membantu Songa yang semakin tinggi. Namun saat ini penggalangan dana sudah dihentikan. Stefano membujuk keluarga Songa untuk menerima tawaran Wali Kota Jakarta Utara pindah ke rusun.
Baca juga: Banyak Tawaran Bantuan, Pengumpulan Dana untuk Songa Dihentikan (tor/iy)