AirAsia Ditemukan

Chiara Hanya Diam Termenung Melihat Peti Mati Ibu dan Kakaknya

- detikNews
Rabu, 07 Jan 2015 20:31 WIB
Peti mati (Imam/ detikcom)
Surabaya - Wajah Chiara Natasha yang 11 hari terus muram, bertambah sedih saat melihat kedatangan peti mati jenazah ibu dan kakaknya. Mata sayu gadis 15 tahun itu terus saja memandangi dua peti mati putih di depannya.

Chiara adalah satu-satunya keluarga dari Hermanto Tanus yang masih ada. Ayah, ibu, kakak, dan adiknya turut menjadi korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501. Saat itu keluarganya hendak menjemputnya di Singapura. Chiara memang bersekolah di Singapura.

Hari ini, Rabu (7/1/2015), dua keluarganya telah berhasil diidentifikasi yakni ibunya, Indah Juliansih (41) dan kakaknya, Nico Giovani (17). Sementara jenazah ayahnya, Hermanto Tanus dan adiknya, Justin Giovani entah belum ditemukan atau belum teridentifikasi.

Peti mati yang membawa jenazah Indah dan Nico disemayamkan di Adi Jasa ruang VIP B. Jenazah mereka disandingkan di dalam satu ruangan. Saat jenazah datang, tidak banyak keluarga yang datang. Chiara sendiri lebih banyak tepekur dan terus memandangi peti mata keluarganya.


(iwd/gah)