Polisi: Hafitd Manfaatkan Sifa untuk Memancing Sara Bertemu di Gondangdia

- detikNews
Jumat, 07 Mar 2014 12:20 WIB
Dua tersangka
Jakarta - Setelah putus dengan Ahmad Imam Al-Hafitd (19), Ade Sara Angelina Suroto (19) tidak ingin berhubungan dengan pemuda itu lagi. Hal ini membuat Hafitd kesal apalagi melihat Sara jalan dengan laki-laki lain.

"Pelaku kesal karena setelah putus, (korban) tidak mau dihubungi lagi. Apalagi Sara kerap jalan dengan laki-laki lain, padahal dia (korban) jalan dengan pria lain setelah putus," kata Kasat Reskrim Polres Kota Bekasi Kompol Nuredy Iriawan kepada detikcom, Jumat (7/3/2014).

Nuredy mengatakan, Hafitd sering menceritakan hubungannya dengan Sara kepada Sifa yang telah menjadi kekasihnya. Hal ini membuat Sifa kesal dan cemburu. "Jadi ini klop, yang pria kesal dan perempuan cemburu," katanya.

Perasaan negatif yang 'klop' itu membuat keduanya merancang niat jelek kepada Sara. Hafitd kemudian meminta Sifa agar menghubungi Sara agar bersedia bertemu di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat pada Senin (3/3/2014). Ketiganya saling mengenal karena memang pernah satu sekolah yaitu SMAN 36 Jakarta Timur.

"Hafitd meminta Sifa menghubungi Sara dan bertemu," katanya. Belum diketahui alasan apakah yang dipakai Sifa sehingga Sara berkenan bertemu.

Usai pertemuan itu pada Senin malam itu, Sara tak pernah kembali ke rumah. Hingga kemudian jenazahnya ditemukan di pinggir tol Bintara KM 49, Bekasi, pada Rabu (5/3) pukul 06.30 WIB. Rupanya, oleh pelaku Sara diajak naik ke mobil Kia Visto yang dikendarai Hafitd. Di mobil itulah Sara mendapat penganiayaan mulai disetrum, dipukuli dan tenggorannya disumpal dengan kertas hingga tewas.

Menurut ibu Sara, putrinya putus dengan Hafitd karena Hafitd selingkuh.




(nal/nrl)