Sstt...Kunker Anggota DPR ke Prancis & China Bawa Keluarga?

- detikNews
Kamis, 13 Des 2012 15:07 WIB
Jakarta - Rombongan Komisi IV DPR melakukan kunjungan kerja ke Prancis dan Cina untuk keperluan pembahasan RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan. Rupanya, tidak saja anggota dan staf yang berangkat, tapi juga membawa keluarga.

"Saya belum tahu persis, saya hanya mendengar selentingan, justru itu salah satu yang semakin kuat mengurungkan niat saya untuk berangkat karena itu," kata Wakil Ketua Komisi IV Firman Subagyo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/12/2012). Firman masuk dalam daftar anggota yang akan ikut kunker, namun menolak pergi.

Menurutnya, ia harus sadar betul bahwa DPR saat ini tengah disoroti publik karena kunjungan kerja yang banyak dikritik tidak transparan dan tidak urgent. Hal itu juga yang membuatnya mengurungkan ajakan untuk ikut serta dalam kunker Komisi IV.

"Saya harus sadar betul apalagi saya sebagai pimpinan komisi bahwa di dalam ketentuan ketentuan-ketentuan jelas dalam rangka kunjungan kerja tidak boleh membawa keluarga dan sebagainya," ujarnya.

"Kita kan harus menjaga suasana kebatinan dimana kondisi DPR lagi terpuruk seperti ini terutama kunker ke luar negeri jadi sorotan tajam masyarakat, tentunya saya menyadari itu, dan setelah saya mendengar informasi itu (mengajak keluarga) saya mengurungkan niat saya," lanjutnya menegaskan alasan tidak ikut kunker.

Ia menuturkan, keikutsertaan anggota keluarga dalam kunjungan kerja, diurus oleh biro travel. Sementara soal anggaran, di luar dari anggaran kesekjenan DPR.

"Yang keluarga itu saya nggak tahu karena itu menjadi domainnya travel biro/agent karena tidak masuk dalam delegasi resmi," kata Firman.

"Kalau anggaran, itu sendiri. Tapi walau pakai budget sendiri ada aturan yang tidak boleh dari anggota keluarga ikut kunjungan kerja," lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, rombongan yang menuju Prancis dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi PPP Romahurmuziy. Sedangkan rombongan yang terbang ke Cina dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron.

Menurut anggota Komisi IV DPR, Viva Yoga Mauladi, pembahasan RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan ini penting untuk diperdalam.


(bal/rmd)