DetikNews
Senin 03 Desember 2007, 14:14 WIB

Bom Pasar Tentena Poso

Brekele Divonis 18 Tahun Penjara

- detikNews
Jakarta - Terdakwa kasus pengeboman Pasar Tentena, Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Syaiful Anam alias Mujadid alias Brekele, divonis 18 tahun penjara. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya, yakni 20 tahun bui.

"Menyatakan terdakwa secara sah bersalah melakukan perbuatan tindak pidana dan pemufakatan jahat melakukan tindak pidana terorisme," ujar ketua majelis hakim Haryanto saat membacakan berkas putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (3\/12\/2007).

Haryanto mengatakan, Brekele didakwa melanggar pasal 15 jo pasal 6 PP 1\/2002 tentang Pemberantasan Terorisme jo pasal 65 (1) KUHP. Karena dakwaan primer telah terbukti, dakwaan subsidair atau selebihnya tidak lagi menjadi pertimbangan hakim.

Mendengar vonis jaksa, Brekele yang mengenakan baju koko warna biru muda itu berteriak "Allahu Akbar!"

Lelaki berusia 26 tahun asal Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, itu menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding.

"Itu adalah konsekuensi dari perbuatan kami. 18 Tahun tidak masalah. Masih ada pengadilan yang lebih mulia di hadapan Allah," katanya saat dibawa kembali ke sel usai sidang.

Haryanto mengatakan, perbuatan Brekele telah menimbulkan rasa takut, menyebabkan 22 nyawa melayang, merusak bangunan dan fasilitas umum.

"Hal-hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa telah menimbulkan ketidaktenangan hidup. Sedangkan hal-hal meringankan, terdakwa berlaku sopan, mengakui dan menyesali perbuatannya," ujarnya.

Selain Brekele, PN Jaksel hari ini dijadwalkan juga menjatuhkan vonis terhadap 5 terdakwa terorisme Poso yang lain. Mereka secara berturut-turut adalah Amril Ngiode alias Aat, Agus Nur Muhammad alias Agus Jenggot, Rahman Kalahe alias Wiwin alias Tomo, Yudi Heriyanto Parsan, dan Abdul Muis.


(irw/sss)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed