DetikNews
Minggu 13 November 2005, 02:21 WIB

Walau Ada Sungai Musi, Palembang Belum Siap Jadi Kota Wisata Air

- detikNews
Palembang - Mimpi Palembang menjadi kota wisata air tampaknya belum dapat terwujud. Sebab, fasilitas wisata di atas atau di sekitar Sungai Musi belum tersedia dengan baik bahkan belum ada.\\\"Yang ingin kita tawarkan belum ada,\\\" ujar Walikota Palembang Eddy Santana Putra di ruang kerjanya, Jalan Merdeka, Palembang, Sabtu (12\/11\/2005).Eddy pun mempertanyakan lokasi wisata di Palembang, yang ditawarkan bagi para wisatawan. \\\"Kita ingin mempromosikan kepada orang lain. Silakan datang ke Palembang. Lalu apa yang harus kita perlihatkan?\\\" tanya Eddy.Eddy pun melanjutkan, Sungai Musi belum ada restoran di atas air, makanan dan hotel belum ada yang bisa ditawarkan secara bagus. \\\"Paling tur ke Sungai Musi. Tetapi itu masih mencari perahu dan ketek<\/i> sendiri-sendiri untuk menikmati alur Sungai Musi,\\\" sesal Eddy.Jadi, lanjut Eddy, kemungkinan besar Desember 2005) nanti, pemerintah kota (Pemkot) sudah mulai membangun restoran di atas atau di pinggir Sungai Musi. \\\"Sekarang kita sedang menyelesaikan administrasinya,\\\" ujar dia.Lebih lanjut Eddy memaparkan, pada lokasi restoran juga akan dibuat kawasan penjual suvenir ciri khas Kota Pempek ini. Juga disiapkan hotel, makanan khas, perahu atau ketek<\/i> khusus wisata, dan lain-lain. \\\"Itu semata-mata untuk meningkatkan pariwisata air di Kota Palembang,\\\" tambah dia.Selain fokus terhadap wisata air, Eddy juga menjelaskan program kerja 2006 nanti lebih meningkatkan sektor pendidikan dan perekonomian. Ini karena kedua sektor itu termasuk ujung tombak pembangunan. \\\"Ke depan kita berharap tidak ada lagi warga kota Palembang yang tidak tamat SD, juga peningkatan jumlah sekolah menengah atas bahkan perguruan tinggi,\\\" ungkap Eddy pesimistis.Nah, mengenai sektor ekonomi, pihak Pemkot juga bakal mencari program yang langsung menyentuh pertumbuhan perekonomian masyarakat, sesuai dengan potensi kawasan masing-masing. \\\"Apakah pengembangan perekonomian bidang keterampilan, seni, wisata, perdagangan, dan sumber lainnya,\\\" terang Eddy.


(ism/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed