Banyak Kasus Tak Terungkap, Kapolres Poso Dicopot

- detikNews
Kamis, 10 Nov 2005 15:40 WIB
Palu - Buntut dari penembakan dua siswi SMK Poso, Selasa (8/11/2005) dan belum terungkapnya sejumlah kasus kekerasan di Poso, Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) akhirnya mencopot Kapolres Poso AKBP Soleh Hidayat dari jabatannya. Jabatan Kapolres kini diserahkan kepada penggantinya, AKBP Rudy Supahriadi.AKBP Soleh Hidayat baru menjabat Kapolres Poso selama satu tahun. Selama itu pula, sejumlah kasus kekerasan terjadi di Poso. Beberapa kasus yang belum terungkap selama masa jabatannya, antara lain bom pasar Tentena yang menewaskan 22 orang, penembakan dua saksi kasus Poso di Kelurahan Gebangrejo, penembakan petani di Desa Landangan, penembakan Bendahara Kecamatan Poso Pesisir, penembakan seorang anggota polisi, pemenggalan tiga siswi SMU dan terakhir penembakan 2 siswi SMK 1 Poso. Soleh digantikan pejabat baru AKBP Rudy Supahriadi. Sebelumnya, Rudy menjabat Wakil Kepala Satuan Gegana Korps Brimob dan Kepala Detasemen Khusus 88 Mabes Polri. Kamis (10/11/2005) pukul 12.15 Wita, serah terima jabatan Kapolres poso dilaksanakan di aula Torabelo, Polda Sulteng, di Jalam Sam Ratulangi, Palu Timur.Kapolda Sulteng Kombes Pol Oegroseno meminta agar Kapolres Poso yang baru bisa bersinergi dengan aparat lain yang juga kini bertugas di Pos1o. "Sejumlah kasus-kasus kekerasan di Poso, saya harapkan dapat juga dituntaskan," demikian Kapolda Sulteng dalam amanat serah terimanya.

(asy/)