DetikNews
Jumat 30 September 2016, 15:17 WIB

Istri Kapolri: Banyak yang Punya Harta Berlimpah Ruah Tapi Tetap Korupsi

Idham Kholid - detikNews
Istri Kapolri: Banyak yang Punya Harta Berlimpah Ruah Tapi Tetap Korupsi Foto: Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Ketua Umum Bhayangkari Tri Suswati di lokasi acara (Idham/detikcom)
Jakarta - Bhayangkari Polri menggelar seminar bertajuk "Peran Serta Bhayangkari dalam Upaya Pencegahan Korupsi. Hal ini untuk meningkatkan kesadaran para ibu Bhayangkari agar turut berperan serta dalam mencegah terjadinya tindak korupsi.

Seminar yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-64 itu dihelat di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/9/2016). Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Ketua Umum Bhayangkari Tri Suswati menjadi pembicara seminar yang diikuti sekitar 300 ibu-ibu Bhayangkari itu.

"Polri mempunyai komitmen untuk menjadi lembaga bebas korupsi, sehingga tentunya sebagai istri yang tergabung dalam Bhayangkari ingin mendukung program bapak Kapolri. Tentunya ini juga program nasional yang harus kita dukung bersama," kata Tri Suswati yang juga istri Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu usai acara.

Foto: Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Ketua Umum Bhayangkari Tri Suswati di lokasi acara (Idham/detikcom)Foto: Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dan Ketua Umum Bhayangkari Tri Suswati di lokasi acara (Idham/detikcom)

Tri mengatakan, banyak hal yang bisa dilakukan Bhayangkari Polri dalam memberantas dan mencegah korupsi. Anggota Bhayangkari Polri sebagai istri anggota Polri adalah orang terdekat dan punya peran penting dalam mengingatkan suami untuk tidak berlaku koruptif.

"Saya pikir untuk alasan korupsi tidak hanya karena tuntutan keluarga atau ekonomi, karena banyak juga kita melihat bahwa pelaku korupsi ternyata banyak yang sudah memiliki harta berlimpah ruah tapi tetap korupsi. Jadi itu tergantung karakter dan lingkungannya yang permisif dengan hal itu," ujarnya.

"Bhayangkari siap menggelorakan anti korupsi," sambungnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengapresiasi acara ini. KPK mengundang ibu-ibu Bhayangkari untuk bergabung dalam program KPK, Saya Perempuan Anti Korupsi atau SPAK.

"KPK punya program SPAK. Ibu Kapolri juga punya inisiatif agar SPAK ini menjadi tersebar di seluruh wilayah. Tadi beliau juga mngatakan supaya seluruh Ibu Bhayangkari menjadi anggota SPAK," kata Basaria.

"Atau paling tidak mengetahui bagaimana tidak korupsi, bagaimana dia menjaga aparat, para polisi kita tidak korupsi, menjaga anak-anaknya dan keluarganya," sambungnya.

Basaria berharap Ibu-ibu Bhayangkari bisa menjadi agen perubahan. Tidak hanya untuk keluarga dan diri sendiri, tapi juga bisa bergerak ke masyarakat untuk menyatakan tidak pada korupsi.

"KPK punya pemikiran, kalau korupsi itu benar-benar tidak ada, negara kita kaya, kita tidak perlu susah bayar sekolah, semuanya bisa gratis. Kita juga tidak perlu susah susah kalau berobat, semuanya bisa gratis difasilitasi pemerintah kalau tidak ada korupsi," ujarnya.


(idh/hri)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed