Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan kebakaran terparah terjadi di Riau, utamanya di Rokan Hilir.
"Total ada 85 spot di Riau, dan 71 di Rokan Hilir," jelas Sutopo, Senin (29/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya juga dari pola-pola kebakaran, memang terlihat disengaja. Kebakaran terjadi di pinggiran lahan perkebunan.
"Ada yang terjadi di lahan konsensi milik swasta, ada yang di lahan masyarakat, dan di lahan terbuka. Di Rohil malah ada di satu area 50 hektar lahan yang terbakar," bebernya.
Lahan perkebunan milik masyarakat ini milik individu, lahan konsesi milik swasta, dan lahan terbuka atau open acess, ini milik perusahaan yang belum digarap sehingga digarap dan diklaim penduduk.
"Kebakaran banyak terjadi di dekat lahan yang sudah di petak-petak rapi. Ini sengaja dibakar," tegasnya.
Namun menurutnya, area hutan yang terbakar tidak separah pada 2015 lalu. Area yang terbakar sudah mengalami penurunan.
Kenapa oknum-oknum tetap nekat membakar? "Ini karena cara paling murah membuka lahan ya membakar. Ini pelanggaran hukum," tutupnya. (dra/dra)











































