DetikNews
Sabtu 09 Juli 2016, 05:03 WIB

Badan Pengatur Jalan Tol Minta Maaf Atas Horor Macet Brexit Saat Mudik

Rina Atriana - detikNews
Badan Pengatur Jalan Tol Minta Maaf Atas Horor Macet Brexit Saat Mudik Foto: Gagah Wijoseno
Jakarta - Macet parah puluhan kilometer terjadi saat arus mudik lebaran 2016 beberapa hari lalu di ruas tol Brexit atau Brebes Timur Exit. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna meminta maaf kepada seluruh masyarakat pengguna jalan tol.

"Kami ya paling mohon maaf tahun ini belum bisa optimal," kata Herry saat dihubungi detikcom, Jumat (9/7/2016).

Kemacetan panjang terutama di pintu keluar Brebes Timur yang merupakan pintu keluar terjauh dari Tol Jakarta-Cikampek untuk mudik tahun ini. Herry berharap, pembangunan jalan tol bisa dipercepat sehingga tahun depan pemudik sudah bisa keluar di Semarang.

"Semoga bisa pembangunanya dipercepat. Sehingga hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi," tutur Herry.

Kemacetan di Brebes Exit alias Brexit bahkan mencuri perhatian media Inggris The Daily Mail untuk menjadi salah satu judul berita mereka. Arti awal dari Brexit sendiri merupakan Britain Exit di mana hasil referendum menyatakan Inggris keluar dari Uni Eropa.

Dalam beritanya, Kamis (7/7), The Daily Mail menulis bahwa jalan yang macet itu bagaikan jalan ke neraka padahal sebenarnya menuju ke Brebes. Penumpang yang terjebak berjam-jam di kendaraan dalan cuaca panas kemudian pingsan dan meninggal. (Baca juga: Saat Media Inggris Sorot Kemacetan Parah di Brexit)

The Daily Mail juga mengutip keterangan Kementerian Kesehatan tentang berbagai penyebab pemudik bisa meninggal. Kemenkes kemudian menyiapkan berbagai antisipasi untuk para pemudik bermotor.
(rna/dra)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed