"Mulut saja mengatakan menyesal. Tapi kita lihat dari perangai mereka, sama sekali tidak menunjukkan rasa penyesalan," kata Kapolsek Padang Ulak Tanding (PUT) Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu, Iptu Eka Chandra dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (3/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Mereka di tahanan malah tertawa. Diperiksa juga kelihatan santai. Sama sekali sikapnya tidak menunjukkan penyesalan. Saya saja geram melihat perangai mereka," kata Eka.
Bagaimana tidak geram, sambung Eka, mereka juga menjawab pertanyaan dengan berbelit-belit. Ada yang mengaku tak ikut memperkosa.
"Memang mereka itu sama sekali seperti menganggap tak ada masalah. Ya kalau ditanya, jawabannya katanya menyesal. Tapi perangainya selama di tahanan tidak menunjukkan penyesalan," tegas Eka kembali.
Eka menjelaskan, kasus perkosaan ini melibatkan 14 orang pelaku. Mereka rata-rata remaja warga Kecamatan PUT. Mereka melakukan perkosaan pada Senin (4/4) lalu.
"Saat itu mereka lagi mabuk minum tuak. Korban melintas di depan mereka. Lantas digoda. Setelah itu mereka perkosa dan mereka bunuh," kata Eka. Total ada 14 pelaku pemerkosaan, dan dua pelaku masih diburu. (cha/dra)
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini