Sunny Tanuwidjaja Dicegah KPK, Ahok: Karena M Sanusi Sebut Namanya

Sunny Tanuwidjaja Dicegah KPK, Ahok: Karena M Sanusi Sebut Namanya

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 07 Apr 2016 20:33 WIB
Sunny Tanuwidjaja Dicegah KPK, Ahok: Karena M Sanusi Sebut Namanya
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -
KPK mencegah Staf Khusus Gubernur Basuki T Purnama (Ahok) yakni Sunny Tanuwidjaja, untuk bepergian ke luar negeri. Ahok menduga Sunny dicegah lantaran M Sanusi menyebut namanya kepada penyidik KPK.

"Saya dengar memang Sanusi menyebutkan nama," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (7/4/2016).

Sunny disebut Ahok dekat dengan para pengusaha konglomerat. Maka KPK bisa mengorek keterangan dari Sunny guna kepentingan penyidikan kasus suap terkait Raperda tentang reklamasi Teluk Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan Sunny sering ketemu pengusaha, juga ketemu kita semua kan. Supaya lebih jelas saja (KPK mencegah Sunny," kata Ahok.

Ahok menyatakan Sunny yang menempuh pendidikan di Universitas Northern Illinois Amerika Serikat itu dulunya pernah bekerja di CSIS (Center for Strategic and International Studies). Dia juga pernah bekerja di perusahaan milik bos Rajawali Group Peter Sondakh. Intinya, Sunny dekat dengan kalangan pengusaha.

"Si Sunny sama Lippo dekat. Dia juga dekat semua," kata Ahok.

KPK resmi mengajukan cegah atas nama Sunny Tanuwidjaja per tanggal 6 April 2017 untuk 6 bulan ke depan. Selain Sunny, KPK juga mengajukan cegah ke Ditjen Imigrasi atas nama Richard Halim Kusuma selaku Direktur Utama PT Agung Sedayu Group. (dnu/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads