DetikNews
Sabtu 13 Februari 2016, 12:53 WIB

Gerhana Matahari Total Di Indonesia

Ini Tips Melihat Gerhana Matahari Agar Terhindar dari Bahaya

Ahmad Toriq, Kartika Sari Tarigan - detikNews
Ini Tips Melihat Gerhana Matahari Agar Terhindar dari Bahaya Foto: ilustrasi: Bagus S. Nugroho
Jakarta - 9 Maret 2016 nanti gerhana matahari total akan terlihat di langit Indonesia. Di Indonesia, jalur total yang dilewati gerhana matahari total berada di Palu, Sulawesi Tengah, sedangkan di Jakarta akan tampak gerhana matahari sebagian.

Untuk melihat gerhana matahari total, bisa dilakukan dengan mata telanjang. Sedangkan untuk melihat gerhana matahari sebagian harus dilakukan dengan alat bantu. Umumnya digunakan kaca mata matahari yang sudah dilengkapi dengan filter pelindung.

"Kalau untuk mengamati gerhana matahari total bisa dilakukan dengan mata telanjang, itu di Palu nanti gerhana matahari total akan berlangsung sebentar kira-kira 2 menit," kata kordinator kegiatan Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) Nurdiasnyah di Planetarium Jakarta Sabtu (13/2/2016).

"Kalau untuk parsial atau sebagiaan harus ada alat bantunya, jadi nanti matahari akan terlihat berbentuk sabit. Umumnya pakai kaca mata matahari yang udah banyak dijual, bisa juga nanti pakai kamera lubang jarum, sun proyektor atau pemantul cahaya matahari," sambung dia.

Nurdin menjelaskan selain alat-alat di atas, gerhana matahari juga bisa dinikamti dengan alat sederhana yang bisa dibuat dengan mudah.

"Bisa dengan kertas HVS yang dibolong-bolongi, jadi bisa dibentuk tulisan gitu dibolongin di kertas terus kita pantulkan di bawah cahaya matahari. Nanti pantulannya berbentuk sabit enggak akan bulat, nah itulah gerhana matahaari parsial. Atau bisa juga dilihat dari dahan-dahan pohon, melihat proyeksi (pantulan) cahaya matahari, bukan mataharinya," jelas Nurdin.

Nurdin juga mengimbau bagi yang ingin melihat fenomena gerhana matahari total agar jangan terlena. Harus tetap waspada karena radiasi usai gerhana matahari total dapat berbahaya bagi mata.

"Tapi kadang kita keasikan, ngeliatin gerhana matahari total lama, akhirnya lupa untuk mengalihkan pandangan dan bisa membuat buta dari radiasi," papar Nurdin.
(tor/tor)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed