detikNews
Sabtu 16 Januari 2016, 08:53 WIB

Melihat Lebih Dekat Masjid Fatahillah di Balai Kota yang Dibangun Ahok

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Melihat Lebih Dekat Masjid Fatahillah di Balai Kota yang Dibangun Ahok Masjid Fatahillah di Balai Kota (Foto: Rachman Haryanto/detikFoto)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) memerintahkan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI untuk membangun masjid di komplek Balai Kota. Sebab Ahok ingin seluruh Satuan Kerja Pegawai Daerah (SKPD) dan tamu-tamu yang berkunjung ke kantornya bisa melaksanakan salat di masjid dengan nyaman.

Balai Kota Pemprov DKI memang tak memiliki masjid. Selama ini, ruangan di lantai 1 Blok D yang diubah menjadi musala dan diberi nama Musala Fatahillah. Ibadah salat Jumat pun selalu dilakukan di lobi Gedung Blok G hingga ke selasarnya.

Ide pembangunan masjid itu sendiri sudah disampaikan Ahok sejak tahun 2014. Saat itu ia sedang blusukan di Jakarta Barat dan melihat masjid di sana sangat bagus.
Masjid Fatahillah di Balai Kota (Foto: Rachman Haryanto/detikFoto)
Merasa malu di lingkungannya tidak ada masjid, maka Ahok memutuskan untuk membangun. Ia pun merasa tercubit saat melihat masjid di kantor-kantor wali kota se-Jakarta.

"Pas safari Ramadan saya ke Kantor Wali Kota Jakarta Barat, itu masjidnya bagus banget. Lalu saya sadar, oh ya Balai Kota kok enggak ada masjid. Terus waktu saya dipanggil Pak Wapres, masjidnya juga bagus. Dia (JK) bilang 'Kenapa enggak bikin?'," ujar Ahok saat proses ground breaking pembangunan masjid di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2015).
Masjid Fatahillah di Balai Kota (Foto: Rachman Haryanto/detikFoto)
Tujuan dibangunnya masjid di Balai Kota ini, menurut Ahok, juga agar PNS-PNS senantiasa ingat Tuhan. Dengan begitu, tidak akan ada yang akan berani KKN atau tidak bekerja dengan baik. "Bahwa kita di bawah sumpah jabatan, bukan sumpah main-main," sambungnya.

Nama masjid ini disamakan seperti musala yang ada selama ini ada di Balai Kota, yakni Fatahillah. Masjid yang dibangun oleh PT Ganiko ini diperkirakan dapat menampung 1.513 orang.

Masjid Fatahillah itu mulai pembangunan pada 18 September 2015. Anggaran masjid ini mencapai Rp 18, 838 miliar yang diambil dari APBD 2015.

Ahok mengaku sempat disodori dua desain bangunan masjid. Salah satu desainnya, menurut Ahok, bangunan masjid tidak terlihat karena menyatu dengan gedung Blok D Pemprov DKI. Oleh karena itu, dirinya memilih desain bangunan yang dari jauh bangunan tersebut bisa terlihat bahwa gedung tersebut adalah masjid.

Selama 3 bulan pembangunan, PT Ganiko berada di bawah pengawasan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta. PT Ganiko juga sebelumnya telah berpengalaman membangun masjid di kantor Wali Kota Jakarta Barat dan kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
Masjid Fatahillah di Balai Kota (Foto: Rachman Haryanto/detikFoto)
Bangunan Masjid Fatahillah didominasi warna putih itu tampak megah dan agung. Terdiri dari dua lantai dengan lantai 1 seluas 410 meter persegi dan lantai 2 seluas 594 meter persegi.

Masjid Fatahillah memiliki satu menara. Masjid itu dapat terlihat dengan jelas di antara dua bangunan Pemprov DKI Jakarta. Selain itu, terdapat tiang penyangga berlapis marmer berwarna cokelat muda dan jendela tinggi berornamen di lantai 2.

Susunan enam jendela tinggi itu berjejer itu terlihat menarik. Selain ditata secara apik juga membuat cahaya matahari bisa menembus langsung menerangi bagian dalam masjid.
Masjid Fatahillah di Balai Kota (Foto: Rachman Haryanto/detikFoto)
Rencananya, Ahok akan mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meresmikan Masjid Fatahillah. Suami Veronica Tan tersebut memperkirakan peresmian tersebut dilaksanakan tanggal 29 Januari mendatang.

"Kemungkinan bisa tanggal 29 (Januari) karena tanggal 22 dia (Jokowi) ke luar kota," ujar Ahok di Balai Kota, Rabu (13/1).

Meski peresmian masjid itu diundur, namun Ahok mempersilakan PNS DKI salat di sana. Sehingga tidak mengganggu ibadah umat muslim.
(aws/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com