DetikNews
Rabu 13 Januari 2016, 17:59 WIB

Orang Hilang Direkrut Gafatar

Polda DIY Kebanjiran Laporan Pasca dr Rica, Ada 33 Orang Hilang dalam 2 Minggu

Sukma Indah Permana - detikNews
Polda DIY Kebanjiran Laporan Pasca dr Rica, Ada 33 Orang Hilang dalam 2 Minggu Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
Sleman - Pasca kasus hilangnya dr Rica Tri Handayani menjadi perhatian publik, Polda DIY kebanjiran laporan orang hilang. Sejak awal bulan Januari hingga hari ini tercatat 12 laporan dengan total 33 orang hilang.

Data tersebut diperoleh detikcom dari rekapitulasi laporan orang hilang yang masuk di Polda DIY sejak Senin (4/1) hingga hari ini Rabu (13/1/2016) pukul 16.00 WIB.

Rincian laporan yakni pada Senin (4/1), masuk 1 laporan orang hilang atas nama Anzi Nadilla (19). Pelapor yakni ayahnya Aries Fadhilla, dan Anzi berhasil ditemukan oleh Polda DIY. Diketahui Anzi pergi karena ada masalah dengan keluarganya.

Foto: Sukma IP/detikcom


Lalu pada Selasa (5/1), dr Aditya Akbar Wicaksono (28) melaporkan kehilangan istrinya dr Rica Tri Handayani (28) dan anak balitanya Zafran Alif Wicaksono. Rica dan Zafran menghilang sejak 30 Desember 2015 dan ditemukan pada Senin (11/1). Penjemputnya Eko dan Veni kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan jerat pasal penculikan dan diduga terkait Ormas Gafatar.

Kemudian pada Senin (11/1) terdapat satu laporan dengan jumlah 7 orang hilang. Ketujuhnya merupakan keluarga atas nama Deky Kurniawan (29), Dina Aktrissita Sanstoso(27), Ken Avantie (2), Kismiyati (30), Yanuar Aziz (30), Satrio Javas (2), dan Sri Mulyani (56). Dilaporkan Yanuar dan keluarganya diketahui berangkat secara terpisah pada Minggu (20/12) dan Senin (28/12) mengatakan akan bekerja di Kalimantan dan hingga saat ini tak bisa dihubungi hingga saat ini.

Berikutnya pada Selasa (12/1) terdapat 4 laporan orang hilang. Laporan pertama atas nama Ari Hartanto (26). Sang ayah, Murcono (55) dalam laporannya mengatakan sang anak hilang dan tak bisa dihubungi setelah berpamitan akan mencari pekerjaan pada 12 Agustus 2015.

Laporan kedua atas nama Caecilia Alethea Aprodhita Primasari (22). Dalam laporannya Leo Gatot (41) mengatakan Caecilia meninggalkan rumah sejak 23 Juli 2015 hingga saat ini tak diketahui keberadaannya.

Laporan ketiga atas nama Faza Anangga Novansyah (26) yang hilang sejak 11 Desember 2015. Faza berpamitan mencari pekerjaan di Samarinda namun hingga kini tak dapat dihubungi oleh keluarga.

Laporan keempat, terdapat 5 orang sekeluarga yang hilang yakni Gancang Hangga Prasetya Hutama (31), Feti Wahyu Utami (33), Lukendra Andakarana, Asya Khaela Cintatia Hutama (4), Muhammad Hanafi Nagra Utama (1). Keluarga mengatakan Gancang yang merupakan karyawan sebuah BUMN ini dan keluarganya berpamitan akan pindah ke pedalaman Kalimantan pada 18 Desember 2015 namun hingga saat ini tak bisa dihubungi.

Sedangkan hari ini, Rabu (13/1/2016), hingga pukul 16.00 WIB ada 5 laporan orang hilang di Polda DIY. Di laporan pertama, ada 4 orang yang saling berhubungan keluarga yang dilaporkan hilang atas nama Ago Sawita (35), Faridha Fathimah (29), Maheswara (4), dan Andara Elisa Velerai (2). Pelapor Setyo Budi Santoso (63) mengatakan Ago dan Faridha sempat pamit akan pergi ke Samarinda pada 9 Desember 2015. Disebutkan pula Ago merupakan Bendahara Ormas Gafatar Bantul.

Laporan kedua atas nama Alfithra Chastiyogia (27). Dilaporkan Alfithra yang pernah mengikuti kegiatan di Gafatar ini tak lagi bisa dihubungi sejak Oktober 2015.

Foto: Sukma ip/detikcom


Laporan ketiga, terdapat 3 orang sekeluarga yang hilang atas nama Nurul Fitria Hildanita (25), Doni Pridjayanto (29), dan Andromedha Cakra Birawa (2 bulan). Nurul terakhir kali menghubungi keluarga pada 28 September 2015. Dalam komunikasi tersebut, Nurul mengaku sudah berada di Martapura. Pelapor dalam laporannya mengatakan Nurul aktif di Gafatar sejak 2012.

Laporan keempat, terdapat 4 orang sekeluarga yang hilang atas nama Destyawan Ekwanto Putra (31), Vidyana Arsanti (30), Adisty Celocia Putri (8), dan Abyan Arganta Bagaskara (2). Pelapor mengungkapkan komunikasi terakhir pada 22 Desember 2015. Dalam komunikasi itu terlapor mengaku akan bekerja sebagai dosen di Universitas Negeri Makassar, namun saat dikonfirmasi ke pihak kampus hasilnya nihil. Komunikasi terputus sejak saat itu hingga sekarang. Pelapor mengatakan bahwa Destyawan selama ini aktif di Ormas Gafatar.

Laporan keempat, terdapat 3 orang hilang atas nama Ariel Bhakti (31), Anastasia Dansy Novita Sari (25), dan Aditya Dana Dyaksa (2). Pada laporan disebutkan keluarga ini mengaku akan pergi ke Kalimantan menggunakan kapal laut melalui Semarang pada 26 November 2015. Namun hingga saat ini keluarga ini tak bisa dihubungi.
(sip/trw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed