Pengemudinya yang diketahui bernama Wiyang Lautner (24) terpaksa keluar melalui jendela pintu depan akibat pintu yang tidak bisa dibuka. Dari video yang diupload akun Hendra Sonie di facebook, Sabtu (29/11/2015), terlihat Wiyang menghubungi keluarganya melalui telepon seluler.
"Ma Wiyang tubrukan ma, di depannya Samsat," katanya sembari berusaha keluar dari jendela.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terdengar teriakan histeris warga yang menyaksikan dua korban tergeletak. Satu orang tergetelah tak bergerak, tak jauh darinya ada seorang perempuan yang terduduk mengalami luka-luka.
"Ya Allah, tolong tolong panggil polisi, sakno mas (kasihan mas) Ya Allah," teriak seorang ibu.
Baca juga: Ini Video Horor Lamborghini Tabrak Warung STMJ di Surabaya
Sementara Wiyang yang meminta pertolongan, namun tidak dihiraukan. "Tolong Pak, tolong," kata Wiyang.
Peristiwa itu menewaskan Kuswanto (51), seorang pembeli di warung STMJ meninggal dan dua orang lainnya mengalami patah tulang. Istri Kuswanto, Sri Kanti (41) mengalami patah kaki kanan. Sedangkan penjual STMJ, Mujiyanto (44) juga terluka.
Wiyang juga tak membawa surat-surat resmi saat kejadian. Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Andre Julius Willem Manuputty mengatakan, Wiyang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Hasil tes darah dan urine pengemudi supercar Lamborghini menunjukkan hasil negatif dari narkoba maupun alkohol. Polisi menyebut telah melakukan tes dua kali. (gik/hri)