Bertelepon Usai Tabrak Warung STMJ, Sopir Lamborghini: Wiyang Tubrukan, Ma!

Bertelepon Usai Tabrak Warung STMJ, Sopir Lamborghini: Wiyang Tubrukan, Ma!

Budi Sugiharto - detikNews
Senin, 30 Nov 2015 07:55 WIB
Foto: Repro video/istimewa
Surabaya - Lamborghini Gallardo bernopol B 2258 WM yang dikemudikan Wiyang Lautner (24) menabrak warung STMJ di Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya, Minggu (29/11) pukul 05.20 WIB. Kerusakan yang parah pada mobil mewah itu membuat sang pengemudi kewalahan keluar dari mobil.

Pengemudinya yang diketahui bernama Wiyang Lautner (24) terpaksa keluar melalui jendela pintu depan akibat pintu yang tidak bisa dibuka. Dari video yang diupload akun Hendra Sonie di facebook, Sabtu (29/11/2015), terlihat Wiyang menghubungi keluarganya melalui telepon seluler.

"Ma Wiyang tubrukan ma, di depannya Samsat," katanya sembari berusaha keluar dari jendela.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di dalam rekaman video berdurasi 30 detik itu, suasana di lokasi kejadian diwarnai kepanikan. Beberapa orang yang ada di lokasi, di detik-detik pertama sesaat mobil mewah itu menerjang warung STMJ, tak ada satupun yang berani menolong korban luka maupun jiwa.

Terdengar teriakan histeris warga yang menyaksikan dua korban tergeletak. Satu orang tergetelah tak bergerak, tak jauh darinya ada seorang perempuan yang terduduk mengalami luka-luka.

"Ya Allah, tolong tolong panggil polisi, sakno mas (kasihan mas) Ya Allah," teriak seorang ibu.

Baca juga: Ini Video Horor Lamborghini Tabrak Warung STMJ di Surabaya

Sementara Wiyang yang meminta pertolongan, namun tidak dihiraukan. "Tolong Pak, tolong," kata Wiyang.

Peristiwa itu menewaskan Kuswanto (51), seorang pembeli di warung STMJ meninggal dan dua orang lainnya mengalami patah tulang. Istri Kuswanto, Sri Kanti (41) mengalami patah kaki kanan. Sedangkan penjual STMJ, Mujiyanto (44) juga terluka.

Wiyang juga tak membawa surat-surat resmi saat kejadian. Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Andre Julius Willem Manuputty mengatakan, Wiyang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Hasil tes darah dan urine pengemudi supercar Lamborghini menunjukkan hasil negatif dari narkoba maupun alkohol. Polisi menyebut telah melakukan tes dua kali. (gik/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads