DetikNews
Kamis 26 November 2015, 12:26 WIB

Lemsaneg Luncurkan Sertifikasi Digital untuk Amankan Informasi Pemerintah

Aditya Mardiastuti - detikNews
Lemsaneg Luncurkan Sertifikasi Digital untuk Amankan Informasi Pemerintah Foto: Aditya Mardiastuti
Jakarta - Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) meluncurkan Otorisasi Sertifikasi Digital (OSD) dan peralatan sandi karya mandiri. Produk ini untuk mengamankan informasi pemerintah.

OSD yakni sebuah badan hukum yang berfungsi sebagai pihak ketiga terpercaya yang bertugas menandatangani, menerbitkan dan memelihara sertifikat elektronik yang diperuntukkan bagi sistem elektronik pemerintahan. OSD digunakan untuk layanan universal di lingkungan instansi pemerintah sebagai dukungan untuk percepatan implementasi e-government yang berprinsip pada transparansi, akuntabilitas, efektifitas, dan efisiensi dengan tetap mengedepankan aspek keamanan informasi sebagai salah satu aset strategis nasional.

Sementara peralatan sandi (palsan) karya mandiri yakni peralatan sandi yang dikembangkan oleh Lemsaneg untuk memenuhi kebutuhan instansi pemerintah dalam mengamankan komunikasi dan informasi. Acara ini menggandeng Kementerian PAN RB. Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi turut hadir dalam acara ini.

"Kita Lemsaneg dan PAN launching OSD ini sebuah terobosan, unggulan pada saat pemerintah RI menggalakkan e-government. Nanti sistem pengiriman negara melalui elektronik, Lemsaneg menjaga keamanannya, kerahasiaannya," ujar Kepala Lemsaneg Mayjen TNI Djoko Setiadi di kantor Lemsaneg, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2015).

Menurut Djoko, setiap harinya 20-50 website pemerintah dirusak oleh yang tidak bertanggung jawab. Karena itu diperlukan keamanan akan hal itu.

Anton Setiawan, Kepala Bidang Perangkat Lunak Deputi Bidang Pengkajian Persandian Lemsaneg mengatakan, sistem OSD sudah dimulai pada 2008. Dirjen Pajak dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang memulai memakai sistem tersebut.

"Tapi memang untuk kita masuk e-government secara nasional baru kita mulai," kata Anton.

Anton menuturkan cara kerja OSD. Menurut Antin, bila kelembagaan atau departemen membutuhkan sertifikat elektronik untuk sistem mereka, maka mereka akan datang ke Lemsaneg.

"Nanti sistem mereka akan dilihat, kemudian kita menyesuaikan dengan sertifikat ini bisa diimplementasikan atau tidak, dilakukan evaluasi kemudian dilakukan implementasi bersama-sama," ucap dia.

Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi mengatakan, peluncuran OSD dan peralatan sandi karya mandiri merupakan cara  membangun clean and good government. Saat ini penggunaan e-government masih di bawah 10 persen.

"Berbicara teknologi tidak ada cerita tertinggal jauh," tutur Yuddy.

Bahkan dengan teknologi, masyarakat akan memperoleh hasil dengan cepat.

"Dulu kalau orang mau cepat pakai calo dan waktu tidak jelas. Sekarang cukup drive thru tidak ada 5 menit sudah selesai," ucap dia.


(nwy/try)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed