"Sekarang akan ada hukum kebiri, jika kamu orang pertama yang saya kebiri bagaimana?" tanya Yohana kepada Maskur di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya II, Senin (2/11/2015).
"Gak mau saya dikebiri. Saya merasa sangat berdosa," jawab Maskur yang memakai seragam tahanan warna oranye ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Yohana saat menemui Maskur (Foto: Masaul/detikcom) |
Baca juga infografis: Kebiri untuk Si Predator Seks
"Saya melecehkan anak kecil laki-laki. Saya main di TMP Kalibata, dari anak-anak kecil jaraknya 15 meter. Saya onani di situ," ucapnya.
Kepada Menteri Yohana, Maskur juga mengaku suka menggendong anak perempuan. Namun, dia membantah melecehkan dan melakukan kekerasan ke anak perempuan.
Saat bertemu dengan Maskur, Yohana didampingi oleh Kapolres Jaksel Kombes Wahyu Hadiningrat. Yohana dan Maskur duduk berseberangan.
Presiden Joko Widodo memang sudah menyetujui hukuman kebiri untuk predator seksual bagi anak-anak. Hukuman kebiri itu akan menjadi hukuman tambahan selain pidana. (imk/try)












































Menteri Yohana saat menemui Maskur (Foto: Masaul/detikcom)