DetikNews
Kamis 22 Oktober 2015, 14:39 WIB

Ekspedisi Pulau Ora (7)

Keajaiban Ora, Surga Bawah Laut Tersembunyi di Maluku

M Aji Suya, Mandala - detikNews
Keajaiban Ora, Surga Bawah Laut Tersembunyi di Maluku Foto: Yusron Ambary
Ambon - Ora, pantai yang penuh keajaiban. Lupakan semua tempat indah yang pernah dikunjungi. Di Pantai Ora, eksotisme adalah suguhan biasa.

Pantai Ora adalah salah satu tujuan wisata yang mulai naik daun di wilayah timur Indonesia yang wajib dikunjungi pecinta laut. Pantai dan lingkungannya bagaikan gadis desa pulau Seram yang masih perawan. Terpaan mentari pagi dengan kabut tipis dan awan rendah yang melayang di perbukitan sekitar pantai memberikan suasana anggun yang menawan. Ketika matahari naik sepenggalah, semua berubah menjadi keanggunan yang menawan dengan pemandangan pantai yang jernih dan warna warni.

Pengunjung akan semakin takjub dengan apa yang dilihatnya di bawah pantai dan laut.  Ini adalah surga sesungguhnya, khususnya buat para pecinta laut yang suka snorkeling. Kekayaan coral dan ikan-ikan pantai Ora merupakan keanekeragaman hayati yang masih murni yang bisa dinikmati hanya dari atas cottage atau villa tempat menginap. Ambil peralatan snorkel dan biarkan tubuh melayang di air. Wow sesuatu banget rasanya!

Di pantai Ora, aneka ikan berdansaria diantara terumbu karang tanpa ada yang mengganggu. Ada ikan kaisa, losi, samanda, gaca, sikuda, dan kakaktua biru. Ada juga ikan tato, kaluna, teri, kawalinya, saku, cakalang, palapa, dan kerapu.

(Foto: Yusron Ambary)

Selain itu, sering nampak menyapa pelancong ikan singaro, kapas-kapas, raming dan kerapu. "Jangan sampai menginjak bntang laut berduri karena bisa demam tiga hari tiga malam," nasihat seorang tukang perahu.

Pantainya dengan pasir putih juga tempat yang nyaman untuk memanjakan diri. Disini tidak banyak turis asing maupun lokal sehingga pantai ini seolah zona privat. Pelancong bisa menulis puisi, terlelap tidur atau asyik melamunkan masa depan.

Ada banyak tempat wisata bahari yang indah di seputaran pantai Ora termasuk wisata ecotourism. Ada Kampung Sawai, Gua Kelelawar, Bukit Manusela, dan beberapa mata air di sekitar pantai. Pengunjung bisa mendapatkan pengalaman spiritual yang indah dan lengkap di pantai Ora. Disengaja maupun tidak, tetap saja pelancong akan merasakan getaran magis.
 
Biaya dari Jakarta ke sana sangat sepadan dengan apa yang didapatkan. Dan sebenarnya bisa didapatkan dengan harga relatif murah jika melakukan perjalanan dalam rombongan dan reservasi jauh hari sebelumnya. Sungguh, Ora sudah menjadi tujuan emas bagi backpackers dan para perantau spiritual.

Di pantai Ora ada 7 pondok sedang dan satu besar yg dapat menampung 30-an pengunjung. Setiap tahun pantai ini banyak dikunjungi pelancong dengan suguhan ketenangan pantai, laut dan sekaligus hutan. Tunggu apa lagi, segera bergegas dan booking perjalanan Anda ke pantai Ora.
(try/try)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed