Menguak Tragedi Angeline, Agus Mengaku Mendengar Teriakan Lepaskan Mama

Nala Edwin - detikNews
Jumat, 19 Jun 2015 11:23 WIB
Jakarta - Kasus pembunuhan Angeline masih terus disidik Polda Bali. Satu tersangka sudah ditetapkan yakni Agus yang juga pembantu di rumah ibu angkat angeline, Margriet. Sejauh ini motif pembunuhan yang dilakukan pada pertengahan Mei lalu yakni kejahatan seksual pemerkosaan.

Tapi belakangan, kasus ini semakin rumit. Muncul pengakuan-pengakuan Agus terkait keterlibatan Margriet yang juga sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus penelantaran anak.

“Ada keterangan baru,” jelas pengacara Agus, Haposan Sihombing, Jumat (19/6/2015).

Haposan menjelaskan, kliennya Agus pada keterangan tambahan menyeret Margriet. Keterangan ini dituangkan di BAP. Agus mengaku hanya membantu mengambil boneka, membungkus dengan seprei, dan menguburkan.

“Jadi AG mengaku, dia mendengar teriakan lepaskan mama. Kemudian AG masuk ke kamar, dia diminta membantu membereskan jasad Angeline dan menguburkannya,” terang Haposan.

Haposan menyampaikan, kliennya dijanjikan imbalan Rp 200 juta. Kemudian, saat menguburkan di belakang rumah pun Margriet sempat membetulkan letak jenazah. Agus juga diminta mengaku sebagai pelaku pembunuhan dan pemerkosaan.

Lalu bagaimana dengan keterangan Agus yang berubah-ubah? “Ini kan sejak awal dia mengaku ada ancaman, nah ini saya rasa ada sesuatu. Silakan pihak kepolisian membuktikan, ini kan AG ada pengakuan,” imbuh dia. (dra/gah)