Asal Mula Komodo Bernama Orah, Dilahirkan oleh Putri Naga

Dhani Irawan - detikNews
Senin, 08 Jun 2015 04:11 WIB
Foto: Dhani/detikcom
Jakarta -

Komodo merupakan spesies kadal raksasa yang hanya ditemukan di 4 pulau di wilayah Nusa Tenggara Timur yaitu di Pulau Gili Motang, Pulau Padar, Pulau Rinca dan Pulau Komodo itu sendiri. Reptil raksasa itu adalah hewan endemik dan dilindungi.

Di Pulau Komodo sendiri terdapat sebuah kampung yang dikenal dengan nama Kampung Komodo. Meskipun komodo dikenal berbahaya lantaran air liurnya yang mengandung bakteri mematikan, kedekatan kadal raksasa itu dengan masyarakat ‎tak terlepas dari cerita rakyat yang dipercaya penduduk setempat.

Ketika detikcom bersama dengan tim Ekspedisi NKRI 2015 menjelajah Pulau Komodo, ‎Selasa (2/6/2015) lalu, beberapa ekor komodo dapat ditemui tengah bersantai di habitat mereka. Seorang pawang atau biasa disebut ranger bernama Nurdin mengatakan meskipun komodo terlihat santai tapi sebenarnya mereka tengah siaga.

"Jadi harus hati-hati dan tidak boleh terlalu dekat. Karena komodo kalau berlari itu sangat cepat, jadi hati-hati," ucap Nurdin saat menemani menjelajah Pulau Komodo.

Selain itu, Nurdin juga mengisahkan cerita rakyat mengenai asal mula komodo. Para pengunjung yang ingin tahu lebih jauh pun dapat melihat sebuah banner yang menceritakan mengenai komodo itu.

"Komodo itu saudara jadi dilindungi, ada cerita rakyat juga yang dipercaya tentang asal komodo," kata Nurdin.

Dikisahkan pada zaman dahulu‎ ada seorang putri bernama Putri Naga yang tinggal di pulau tersebut. Sang putri menikah dengan seorang pemuda yang dipanggil Moja.

Tak berselang lama, sang putri pun mengandung dan dikaruniai dua bayi kembar berjenis kelamin laki-laki. Namun anehnya, salah satu bayi itu bukan merupakan bayi manusia tetapi kadal.

Si anak laki-laki diberi nama Si Gerong dan dibesarkan di kalangan manusia. Sementara kadal itu diberi nama Orah dan dilepaskan di hutan.

Waktu pun berlalu hingga Si Gerong menjadi seorang pemuda yang tangkas. Suatu ketika Gerong hendak berburu rusa di hutan dengan sebuah tombak ketika itu menjumpai kadal raksasa.

Gerong lantas mengejar kadal raksasa itu dan hendak membunuhnya dengan tombak. Tiba-tiba, si Putri Naga muncul dan mencegah Gerong menghunuskan tombaknya ke arah kadal raksasa tersebut.

Si Putri Naga memberitahu Gerong bahwa kadal raksasa itu adalah komodo yang merupakan saudara kembar Gerong. Selepas dari kejadian itu, masyarakat sekitar memperlakukan komodo itu dengan baik.

Komodo hidup di hutan dengan berburu hewan lain seperti rusa, kambing atau babi hutan. Kadal raksasa itu pun hidup berdampingan dengan manusia sampai saat ini.



(dha/ear)